Akamai Technologies resmi menandatangani kesepakatan definitif untuk mengakuisisi perusahaan keamanan siber LayerX. Nilai akuisisi ini mencapai sekitar 205 juta dolar AS.

Langkah ini diumumkan di Jakarta pada Minggu (31/5/2026). Tujuannya untuk memperluas proteksi portofolio keamanan Zero Trust milik Akamai hingga ke tingkat browser perusahaan.

>>> Samsung Kembangkan Sistem Pendingin Cair Aktif untuk Ponsel Galaxy

Mengatasi Kesenjangan Keamanan AI

Integrasi ini bertujuan memitigasi risiko keamanan pada penggunaan aplikasi AI generatif, solusi SaaS AI, dan agen AI.

Manajemen Akamai menilai adopsi AI oleh pelanggan berlangsung sangat cepat namun belum diimbangi kontrol keamanan yang memadai.

Mani Sundaram, Executive Vice President dan General Manager Security Technology Group Akamai, menyatakan bahwa kontrol keamanan yang ada saat ini tidak mampu melihat bagaimana karyawan berinteraksi dengan tools AI.

Ia juga menyoroti risiko pembagian informasi ke large language models.

LayerX menyediakan solusi AI usage control berbasis browser dan teknologi Secure Enterprise Browser (SEB). Platform ini mendukung berbagai browser populer tanpa mengharuskan perusahaan beralih ke browser proprietary.

>>> Peneliti Austria Temukan FROST, Celah Keamanan Baru yang Mengintai Aktivitas Web Lewat SSD

Platform LayerX memfasilitasi visibilitas dan kontrol real-time terhadap aktivitas web, prompt, hingga unggahan file.

Akuisisi ini diharapkan menutup kesenjangan keamanan dengan menghadirkan lapisan kontrol langsung pada titik penggunaan AI.

Kolaborasi untuk Keamanan Global

Or Eshed, CEO dan Co-Founder LayerX, menilai pengamanan penggunaan AI oleh manusia maupun AI agents menjadi tantangan utama keamanan enterprise.

Kolaborasi dengan Akamai akan mempercepat visi keamanan global melalui platform edge terdistribusi.

Seluruh karyawan LayerX, termasuk para pendiri Or Eshed dan David Vaisbrud, akan bergabung ke organisasi Zero Trust Akamai.

>>> Google Rombak Total Tampilan Kotak Pencarian dengan AI

Transaksi ini diproyeksikan selesai pada kuartal ketiga tahun 2026.