Harga sejumlah bahan pangan di pasar tradisional mengalami kenaikan signifikan setelah libur panjang Iduladha 2026.

Pada Minggu, 31 Mei 2026, bawang merah dan berbagai jenis cabai tercatat melonjak tajam berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional.

>>> Polisi Tangkap Sopir Taksi Pelaku Perusakan Mobil di Tol JORR, Motifnya Mengejutkan

Kenaikan Harga Cabai dan Bawang Merah

Data PIHPS yang dikelola Bank Indonesia per pukul 08.30 WIB menunjukkan cabai merah besar menjadi komoditas dengan lonjakan tertinggi.

Harga cabai merah besar naik 26,93% menjadi Rp73.050 per kilogram.

Cabai merah keriting menyusul dengan kenaikan 26,78% sehingga harganya mencapai Rp69.600 per kilogram.

Cabai rawit merah melonjak 12,18% menjadi Rp82.450 per kilogram.

Cabai rawit hijau naik 9,51% menjadi Rp59.300 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah mengalami kenaikan 4,96% menjadi Rp50.750 per kilogram.

>>> Perjuangan Menembus Medan Berat Demi Kurban Warga Kepulauan

Harga Minyak Goreng Curah Stabil

Berbeda dengan cabai dan bawang, harga minyak goreng curah justru menunjukkan penurunan tipis.

Minyak goreng curah yang setara dengan MinyaKita saat ini dibanderol Rp20.650 per kilogram, turun 0,24% dibanding hari sebelumnya.

Meski turun kecil, harga minyak goreng tetap menjadi perhatian di tengah kenaikan harga bahan pokok lainnya.

Faktor Lonjakan Harga

Kenaikan harga usai libur panjang merupakan fenomena yang kerap terjadi akibat terhambatnya arus logistik dan berkurangnya aktivitas panen.

Arus kendaraan yang keluar dari Jabodetabek selama libur Iduladha tercatat lebih dari 469 ribu unit, memengaruhi distribusi bahan pangan ke pasar induk.

Pemerintah dan pelaku pasar terus memantau pergerakan harga untuk mengantisipasi inflasi akibat tekanan pangan.

>>> Jalan Amblas di Lenteng Agung Malam Ini, Skema Buka Tutup Jalur Terbaru Diterapkan

Masyarakat berharap stabilitas harga dapat terjaga agar kebutuhan pokok tetap terjangkau pasca libur nasional.