Penampilan Ria Ricis belakangan ini menjadi sorotan. Hidungnya terlihat lebih mancung, memicu spekulasi warganet tentang operasi plastik.

YouTuber ternama itu akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menjalani prosedur rinoplasti di luar negeri karena alasan medis, bukan sekadar estetika.

>>> 5 Lagu Masha and the Bear Paling Populer 2026, Ikonik dan Banyak Dicari

Alasan Medis di Balik Prosedur Rinoplasti

Ria Ricis mengaku niat memperbaiki hidungnya sudah muncul sejak lama, sekitar tahun 2021 atau 2022. Ia semat melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Hasil pemeriksaan radiologi menunjukkan struktur tulang hidung bagian dalam bengkok ke kiri. Kondisi ini menyumbat salah satu jalur udara di hidungnya.

Tim dokter melakukan pengikisan dan pemotongan pada tulang yang bermasalah. Setelah itu, hidung diisi kembali menggunakan tulang iga dan disesuaikan bentuknya.

Prosedur ini merupakan bedah rekonstruksi untuk memperbaiki fungsi organ tubuh. Perubahan struktur luar hidung menjadi lebih proporsional adalah efek samping yang positif.

Dampak Gangguan Pernapasan dan Ketergantungan Obat

Kondisi medis ini sangat mengganggu kualitas hidup Ria Ricis. Ia harus bergantung pada obat semprot hidung dekongestan selama bertahun-tahun.

>>> Prabowo Wajibkan Bahasa Prancis, Sandhy Sondoro Beri Reaksi Menggelitik

Penggunaannya melebihi anjuran medis.

Anjuran maksimal satu kali sehari selama lima hari, namun Ricis menggunakannya empat sampai lima kali sehari selama lima tahun berturut-turut.

Setelah operasi, ia merasa bersyukur bisa bernapas lega. Kini tidak perlu lagi membawa obat semprot ke mana pun.

Menanggapi Komentar Miring Publik

Ria Ricis memilih tidak ambil pusing dengan komentar negatif. Ia menekankan bahwa kenyamanan dan kesehatan fisik lebih penting daripada opini publik.

Ia merasa tidak mungkin menjalani prosedur menyakitkan jika tidak diperlukan. Keputusannya didasari kebutuhan medis yang kuat.

>>> Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026: Fase Grup hingga Final

Kini Ria Ricis tampil lebih percaya diri dan merasa lebih sehat. Perubahan visual pada wajahnya dianggap sebagai bonus dari penyembuhan masalah pernapasan yang sudah diderita bertahun-tahun.