>>> Okupansi Hotel Anjlok, Pemda Tegaskan Tak Ada Keringanan PBB-P2

Nilai Rial Oman dipatok terhadap dolar AS dalam rentang stabil. Saat ini Oman juga mengembangkan sektor pariwisata untuk diversifikasi ekonomi.

4. Dinar Yordania (JOD)

Yordania unik karena mata uangnya kuat meski tidak memiliki cadangan minyak melimpah. Kekuatan Dinar Yordania berasal dari stabilitas politik dan manajemen keuangan yang disiplin.

Pematokan kurs terhadap dolar AS dan kepercayaan investor internasional menjadi pilar utama. Yordania membuktikan bahwa stabilitas politik mampu menjaga nilai mata uang.

5. Pound Sterling Inggris (GBP)

Pound Sterling adalah salah satu mata uang tertua yang masih digunakan. Nilainya sering lebih tinggi dari dolar AS berkat kekuatan ekonomi Inggris yang terdiversifikasi.

London sebagai pusat keuangan dunia dan peran GBP sebagai mata uang cadangan global memperkuat posisinya. Meski fluktuatif, Pound Sterling tetap dianggap aset stabil.

Perbandingan Faktor Kekuatan Mata Uang

  • Dinar Kuwait: Ekspor minyak masif, ketergantungan energi sangat tinggi.
  • Dinar Bahrain: Pusat keuangan Teluk, ketergantungan energi tinggi.
  • Rial Oman: Kebijakan konservatif, ketergantungan energi tinggi.
  • Dinar Yordania: Stabilitas politik, ketergantungan energi rendah.
  • Pound Sterling: Ekonomi global dan sejarah, ketergantungan energi rendah.

Setiap negara memiliki strategi berbeda dalam menjaga nilai tukar. Sebagian mengandalkan sumber daya alam, sebagian lain mengedepankan stabilitas keuangan.

Meski dolar AS tetap dominan dalam transaksi global, kelima mata uang ini membuktikan bahwa ada nilai yang lebih tinggi.

>>> Cara Cek Desil DTKS 2026 Pakai NIK, Simak Update Data agar Resmi Terima Bansos

Sistem moneter dunia sangat beragam, dan setiap negara berusaha melindungi daya beli masyarakatnya.