"Kami ingin hiburan, tim bermain berani dan menyerang. Iraola memiliki karakter seperti itu," ucapnya.

Evaluasi Kebijakan Belanja Pemain

Selain mencari manajer baru, Liverpool diprediksi akan sibuk di bursa transfer. Musim lalu, klub Merseyside itu menggelontorkan dana hingga 450 juta paun untuk merekrut pemain baru.

Heskey mengingatkan manajemen agar lebih selektif dan memiliki arah jelas sebelum membelanjakan anggaran besar.

"Saya rasa Liverpool harus lebih hati-hati dalam pengeluaran setelah apa yang terjadi musim panas lalu," katanya.

"Iraola bisa saja datang, menghabiskan banyak uang, tetapi tetap berada di bawah tekanan."

Menurutnya, strategi perekrutan di Anfield harus didasarkan pada kebutuhan jangka panjang klub, bukan keinginan sesaat manajer. "Klub seperti Liverpool tidak membeli pemain untuk manajernya.

Mereka membeli pemain untuk klub," ujarnya.

>>> Jay Idzes Absen Bela Timnas Indonesia karena Cedera Tumit

"Liverpool bisa kembali membeli pemain untuk kebutuhan klub, tetapi harus ada keputusan jelas mengenai formasi dan gaya bermain yang akan digunakan pada musim depan," pungkas Heskey.