Nasib tragis menimpa pasangan suami istri asal Austria, Jurgen Perjul (55) dan Astrid Perjul (57), yang meninggal dunia setelah jatuh dari jembatan gantung di Labuan Bajo.

Jenazah kedua WNA tersebut hingga kini masih tertahan di RSUD Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

>>> Penumpang Whoosh Diprediksi Naik 15 Persen Libur Panjang 2026, Ini Jadwal Terbaru

Kronologi Insiden

Kecelakaan terjadi pada 24 Mei 2026 saat keduanya berjalan di atas jembatan gantung menuju Air Terjun Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling.

Jembatan setinggi sekitar 20 meter itu tiba-tiba ambruk dan membuat keduanya terjatuh ke dasar jurang.

Tim SAR segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat, namun nyawa mereka tidak tertolong.

Hasil Investigasi Polisi

Polres Manggarai Barat mengungkapkan bahwa struktur jembatan sudah lapuk dan tidak layak dilalui wisatawan.

Penyebab utama ambruknya jembatan adalah faktor usia material yang tidak mampu menahan beban.

Ketinggian jembatan sekitar 20 meter dari permukaan tanah atau sungai di bawahnya.

Lokasi kejadian berada di akses jembatan gantung menuju Air Terjun Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang.

>>> Halal Tourism Buya Hamka: Wisata Wakaf Produktif 2026 Dongkrak Ekonomi Rakyat

Proses Pemulangan Terkendala

Aipda Fransiskus Jelahu, Kasubsi Penmas Humas Polres Manggarai Barat, mengonfirmasi bahwa jasad kedua korban masih di ruang jenazah RSUD Komodo per Jumat (29/5).

Pemulangan belum bisa dilakukan karena masih menunggu koordinasi dari Kedutaan Besar Austria di Jakarta.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus, juga menyatakan belum ada jadwal pasti pengiriman jenazah.

Plt Direktur RSUD Komodo, Paulus Ndarung, menjelaskan bahwa kendala utama adalah konfirmasi dari pihak keluarga di Austria.

Kedutaan Besar Austria masih menunggu kabar dari kerabat terdekat korban sebelum memberikan persetujuan.

Tanpa izin keluarga, prosedur pengiriman jenazah ke luar negeri tidak dapat dilakukan.

>>> Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7,1 Juta

Seluruh pihak berwenang di Labuan Bajo terus memantau perkembangan dan menunggu lampu hijau dari pihak keluarga melalui perwakilan kedutaan.