Sergio Furnari, pematung di balik patung Charlie Kirk yang viral, mengaku menerima pesan pelecehan di media sosial. Ia khawatir para pembenci akan menghadangnya di jalan.

Furnari membagikan beberapa pesan yang diterimanya kepada TMZ.

>>> Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 17 – 19 Juli 2026

Salah satunya berbunyi, "Saya benar-benar ingin datang ke New York hanya untuk membakar dan mengencingi patung Charlie Kirk itu."

Pesan lain menyebut tidak ada yang akan peduli jika Furnari tiba-tiba meninggal. Meski bukan ancaman pembunuhan langsung, pesan itu tetap mengerikan.

Furnari, yang pernah mematung untuk Cristiano Ronaldo dan IShowSpeed, mengaku bukan orang yang politis. Ia tidak mendukung Charlie Kirk semasa hidupnya.

Namun, setelah penembakan yang merenggut nyawa Kirk, Furnari terinspirasi oleh komitmen Kirk terhadap kebebasan berbicara dan perlakuan terhadap jandanya, Erika.

Patung tersebut rencananya akan diresmikan di Times Square pada 10 September. Namun, karena ancaman, bahan pembuatan, dan dana terbatas, patung tidak akan lama berada di sana.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 17 – 19 Juli 2026

Furnari mengaku kesulitan keuangan.

Ia menjual apartemennya untuk mendanai proyek ini dan berharap ada tokoh seperti Elon Musk yang membantu membuat versi stainless steel yang lebih tahan vandalisme.

Ia telah membuat penggalangan dana di GiveSendGo dengan target 150.000 dolar AS.

Saat ditanya soal ancaman, Furnari berkata, "Tuhan akan menjadi pengaman saya." Ia bercanda bahwa kakinya baru patah, jadi ia tidak bisa lari dari penyerang.

>>> Anthony Gordon Bawa Inggris Unggul atas Argentina di Semifinal Piala Dunia

Furnari menegaskan proyek ini tentang melindungi demokrasi, bukan politik. Ia percaya patung ini bisa sepenting Patung Liberty atau "David" karya Michelangelo.