Fans Destiny 2 Rencanakan Banjiri Server untuk Tuntut Destiny 3
Komunitas Destiny 2 berencana menggelar aksi server slam pada 9 Juni 2026. Aksi ini bertujuan mendesak Sony dan Bungie untuk memproduksi Destiny 3.
Rencana ini muncul setelah Bungie mengumumkan akan menghentikan pengembangan Destiny 2. Keputusan tersebut mengejutkan karena sebelumnya Bungie berjanji merilis setidaknya dua ekspansi tambahan.
>>> Garena Rilis Kode Redeem FF Hari Ini 31 Mei 2026 Sambut Booyah Pass Styler Twins
Para pemain merasa kecewa karena petualangan selama 13 tahun harus berakhir. Banyak yang menyuarakan penghormatan, diskusi, hingga salam perpisahan.
Namun, sebagian pemain memilih langkah perlawanan ekstrem. Mereka menyusun rencana kolektif untuk membanjiri server game secara serentak.
Aksi Server Slam dan Petisi Global
Gagasan server slam pertama kali dicetuskan oleh pengguna Reddit bernama w1nds0r di forum subreddit Destiny 2. Aksi ini dijadwalkan bertepatan dengan tanggal rilis update terakhir Destiny 2.
Ada dua misi utama dalam aksi ini. Pertama, memecahkan rekor jumlah pemain aktif yang saat ini dipegang game Marathon.
Kedua, mengirim pesan langsung kepada Sony bahwa keputusan menghentikan Destiny adalah langkah keliru.
>>> Gamer Kritik 007 First Light karena Dianggap Terlalu Woke
Melalui lonjakan pemain aktif, komunitas ingin membuktikan bahwa Destiny belum mati. Mereka ingin menunjukkan game ini masih memiliki basis massa besar dan layak dikembangkan.
Hingga 31 Mei, unggahan rencana aksi di Reddit telah mengumpulkan lebih dari 5.000 upvote dan lebih dari seribu komentar.
Dukungan juga terlihat dari petisi online Destiny 3 yang viral.
Petisi tersebut mendapatkan lebih dari 24.000 tanda tangan dalam 7 jam pertama. Jumlahnya terus meledak hingga melewati 300.000 tanda tangan dan diprediksi masih bertambah.
Meski demikian, efektivitas gerakan ini dalam mengubah kebijakan korporasi masih dipertanyakan. Kondisi internal Bungie sendiri dilaporkan tidak baik.
>>> Garena Luncurkan Uji Coba Free Fire Beta OB51 untuk Atasi Lag
Gelombang PHK besar-besaran diproyeksikan terjadi setelah update terakhir Destiny 2 rilis. Sisa tim yang bertahan akan dialihkan untuk menggarap proyek game Marathon.
Update Terbaru
Durasi Film Resident Evil Bocor, Penggemar Sebut 'Sempurna'
Kamis / 16-07-2026, 19:57 WIB
Kelompok Hak Digital Kecam Langkah Sony Hentikan Penjualan Game Fisik PlayStation
Kamis / 16-07-2026, 19:57 WIB
Epic Games Matikan Server Fortnite untuk Patch 41.20
Kamis / 16-07-2026, 19:56 WIB
Hasil Piala AFF Wanita: Sempat Unggul, Indonesia Ditahan Kamboja
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Transfer Uang ke Luar Negeri Pakai BRImo, Cashback Hingga Rp50 Ribu
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Bahlil Peringatkan KKN di Proyek LNG Masela Rp390 Triliun
Kamis / 16-07-2026, 19:52 WIB
Spanduk Malvinas Bikin Argentina Terancam Sanksi FIFA, Investigasi Segera Dilakukan
Kamis / 16-07-2026, 19:50 WIB
Aviora Aesthetic Clinic Buka Klinik Baru di BSD, Perluas Akses Layanan Estetika
Kamis / 16-07-2026, 19:50 WIB
Messi Beberkan Rahasia Spanyol, Pengalaman di Barcelona Jadi Modal Argentina di Final Piala Dunia 2026
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Realme dan OnePlus Beralih ke ColorOS 17, Tinggalkan Realme UI dan OxygenOS
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Dukung Comeback Kim Soo Hyun Usai Skandal, Aksi Jung Hae In Picu Perdebatan
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
BAIC T1 Baru Dirakit Lokal pada 2027, Ini Alasannya
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Spanyol vs Argentina: Siapa Juara Kecepatan Internet?
Kamis / 16-07-2026, 19:49 WIB
Pizza Hut Luncurkan Menu Klasik Murah di Seluruh AS
Kamis / 16-07-2026, 19:47 WIB







