San Antonio Spurs memaksa digelarnya laga penentu Game 7 final Wilayah Barat NBA setelah menghancurkan juara bertahan Oklahoma City Thunder dengan skor 118-91 pada Jumat (20/6).

Kemenangan ini menyamakan kedudukan menjadi 3-3.

>>> Marc Marquez Pastikan Tampil pada MotoGP Italia Pascaoperasi

Victor Wembanyama menjadi bintang dengan catatan 28 poin, 10 rebound, dan 3 blok. Performanya bangkit setelah tampil mengecewakan di laga kelima.

Spurs langsung tampil agresif sejak awal. Mereka melesakkan delapan tembakan tiga angka pada kuarter pertama untuk memimpin 35-22.

Dominasi semakin tak terbendung di kuarter ketiga. Spurs mencetak keunggulan 20-0 tanpa balas, membuat Thunder mencatatkan skor kuarter terendah musim ini dengan 13-32.

Selain Wembanyama, pemain muda Spurs juga tampil solid. Dylan Harper menyumbang 18 poin, sementara Stephon Castle menambahkan 17 poin dan 9 assist.

Sebelum pertandingan, Wembanyama datang mengenakan pakaian Thobe tradisional untuk menghormati Hari Raya Idul Adha. Suasana ruang ganti Spurs berubah drastis.

"Ketika dia datang dengan pakaian itu, saya pikir semua orang tahu apa yang akan terjadi," kata Dylan Harper.

Wembanyama juga mengumpulkan rekan setimnya untuk pidato motivasi. "Percayalah pada permainan," ujarnya.

"Percayalah pada dewa basket."

Pesan tersebut menjadi pemicu semangat tim yang terpojok. "Kami hanya harus memberikan segalanya di lapangan," kata Lindy Waters III.

Waters menambahkan bahwa timnya telah melewatkan banyak kesempatan sebelumnya.

"Punggung kami menempel ke tembok, dan kami punya banyak kesempatan di seri ini untuk memanfaatkannya dan kami menyia-nyiakannya," sambungnya.

>>> Dodgers Hadapi Phillies di Dodger Stadium, Waspadai Rekor Wheeler

Setelah pertandingan, Wembanyama mengatakan tekanan besar justru membantu tim meminimalkan kesalahan. "Itu menghapus semua kesalahan kecil yang kami lakukan yang merupakan sifat manusia," jelasnya.