"Look, I know De'Aaron Fox is playing on a high ankle sprain that normally, in the regular season, he's probably sitting (with)," ujar Windhorst, ESPN.

Windhorst menambahkan bahwa Fox hanya berhasil memasukkan 4 dari 15 tembakan pada laga kelima yang berakhir dengan kekalahan Spurs.

"He goes four of 15 (in Game 5)," tutur Windhorst.

Dampak cedera Fox terhadap efisiensi serangan Spurs juga dikonfirmasi oleh jurnalis senior Bill Simmons dalam siniar pribadinya.

"Fox was bad. I think Fox is hurt.

I don't feel like he had any lift," ucap Simmons.

Simmons menegaskan bahwa kehadiran Fox dalam kondisi terbaik sangat dibutuhkan oleh strategi ofensif San Antonio Spurs.

"They need him. He's the only guy who can take care of the ball," kata Simmons.

Pendapat senada disampaikan oleh analis ESPN, Tim Legler, yang menilai kelincahan tingkat tinggi milik Fox tidak terlihat dalam menit bermain yang diberikan.

"He has that next level quickness, and against a team like the Thunder, you really need that," cetus Legler.

Legler menganggap performa Fox saat ini sangat tidak biasa jika dibandingkan dengan kontribusi regulernya.

"It doesn't quite seem like he's got all of that, and it is what it is.

He's gonna play through it, but 33 minutes, 4/15 (shooting), that's not really typical for De'Aaron Fox…I agree with you, I don't think he's right," tambah Legler.

>>> Universidad Catolica Tekuk Boca Juniors di Copa Libertadores 2026

Menanggapi situasi cederanya setelah laga ketiga, De'Aaron Fox sempat mengeluhkan benturan dari penggawa Thunder, Lu Dort, yang dinilainya memperparah kondisi engkelnya kepada Sam Amick dari The Athletic.