Manajemen Boca Juniors bersiap melakukan perombakan skuad besar-besaran dan mengakhiri kerja sama dengan pelatih Claudio Ubeda setelah tim dipastikan tersingkir dari Copa Libertadores.

Keputusan radikal ini dipicu oleh kemarahan para pendukung di Stadion La Bombonera yang menuntut mundurnya jajaran komisaris serta seluruh anggota tim menyusul hasil buruk di fase grup.

>>> América de Cali Tersingkir dari Copa Sudamericana Usai Imbang 0-0

Presiden Boca Juniors Juan Roman Riquelme sebelumnya mengambil risiko besar dengan mempertahankan Ubeda, yang bahkan sempat mendapat pujian dan disamakan dengan Lionel Scaloni oleh kapten Leandro Paredes.

Namun, kegagalan melaju ke babak 16 besar membuat masa depan sang pelatih dipastikan selesai untuk semester depan, dengan proses pemecatan yang tinggal menunggu waktu.

"No creo que sea un momento para hablar de esto.

Tenemos que reunirnos, que hablar, que pensar en todo lo que pasó en este tiempo que estuvimos y después sí tomar una decisión," kata Claudio Ubeda.

Ubeda mengakui bahwa nasibnya di kursi kepelatihan sangat bergantung pada hasil akhir pertandingan yang diraih oleh tim.

"Siempre dependemos de los resultados. Eso no depende de mí," tutur Claudio Ubeda.

Selain pergantian di kursi pelatih, ambisi Boca Juniors untuk membangun tim super termasuk rencana mendatangkan Paulo Dybala demi mengejar gelar ketujuh kini dipastikan menjauh.

Sejumlah pemain bintang seperti Edinson Cavani dilaporkan akan segera meninggalkan klub melalui pintu belakang karena sudah kehilangan dukungan dari para suporternya akibat sering absen sepanjang semester.

Exequiel Zeballos juga telah memainkan laga terakhirnya karena kontraknya habis akhir tahun, sementara Milton Delgado serta Lautaro Di Lollo bakal dijual demi mengumpulkan dana transfer.