Warga Sumenep Bungkus Daging Kurban Pakai Daun Pisang, Kurangi Sampah Plastik
Warga Desa Juruan Daya, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memanfaatkan daun pisang sebagai pengganti kantong plastik untuk mengemas daging kurban pada Kamis (28/5/2026).
Langkah ramah lingkungan ini diterapkan demi menekan penumpukan sampah plastik sekali pakai.
>>> Apakah Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu (2026) Bakal Lanjut Season 2?
Aksi pengemasan daging kurban menggunakan bahan alami tersebut digerakkan oleh ibu-ibu setempat. Mereka secara kompak menimbang dan membungkus potongan daging.
Penggunaan daun pisang dipilih karena ketersediaannya yang melimpah di sekitar desa.
"Daun pisang mudah dicari di sini," kata Saeni, salah seorang warga yang telaten membungkus daging.
Penyembelihan hewan kurban kali ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Kegiatan serupa dalam jumlah besar jarang terjadi setiap tahun di wilayah tersebut.
Daging yang telah dikemas kemudian didistribusikan kepada warga desa yang membutuhkan.
"Kalau daun pisang kan mudah didapat dan cepat terurai. Jadi lebih bagus dibanding plastik," tambah Horna, warga lain yang ikut serta.
>>> Kebanyakan Makan Sate? Ini 19 Makanan dan Minuman Ampuh Turunkan Kolesterol
Horna menjelaskan bahwa pemanfaatan daun pisang sebagai pembungkus sudah lumrah dilakukan masyarakat Desa Juruan Daya untuk berbagai agenda kegiatan.
Cara ini dinilai praktis dan tradisional.
"Di desa ini memang cukup jarang ada kegiatan kurban, sehingga kami memilih menyalurkan di sini," ungkap Ingmatus Zahroh, Kepala Gadai Mas Nusantara Cabang Sumenep.
Pihak perusahaan sengaja memilih Desa Juruan Daya karena daerah itu relatif jarang menerima bantuan kurban. Sekaligus untuk mengampanyekan pengurangan sampah plastik lewat bahan alami.
"Harapannya pemanfaatan daun pisang ini bisa menyadarkan masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik. Sampah plastik sulit terurai, sementara daun pisang lebih ramah lingkungan," kata Ingmatus Zahroh.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Gadai Mas Nusantara.
>>> Kemenag Tegaskan Tempat Pencabulan di Pekalongan Bukan Pesantren
Pada tahun ini, perusahaan menyalurkan total 99 hewan kurban ke 33 cabang di berbagai wilayah Indonesia dengan fokus pada daerah yang masih minim pelaksanaan kurban.
Update Terbaru
Mendes Tegaskan Tak Akan Tutup Alfamart dan Indomaret, Hanya Hentikan Izin Ekspansi Baru
Kamis / 28-05-2026, 16:03 WIB
MUI Sebut Kurban 1.098 Sapi dari APBN yang Disalurkan Presiden Prabowo Tetap Sah
Kamis / 28-05-2026, 15:58 WIB
Apakah 29 Mei 2026 Termasuk Libur Cuti Bersama? Ini Ketentuan Resminya
Kamis / 28-05-2026, 15:56 WIB
Rekomendasi HP Mid-Range untuk TikTok dengan Kamera Stabil dan Editing Lancar
Kamis / 28-05-2026, 15:52 WIB
Profil Luke Thomas Mahony, Karyawan Pertama PT DSI yang Kini Pimpin BUMN Ekspor Baru
Kamis / 28-05-2026, 15:48 WIB
Profil 7 Cast Sekawan Limo 2 Gunung Klawih, Joshua Suherman hingga Firza Valaza Masuk Teror Dunia Demit
Kamis / 28-05-2026, 15:27 WIB
4 Orang Sekeluarga Ditemukan Tewas dalam Tenda Camping di Temanggung
Kamis / 28-05-2026, 15:02 WIB
Baca Preview Sore Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Akhir Penentuan! Konflik Mulai Terbaca
Kamis / 28-05-2026, 15:00 WIB
Baca Preview Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Siap-Siap Panas! Ceritanya Mulai Terasa
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Virgoun Minta Maaf ke Mantan Suami Lindi Terkait Ucapan Eva Manurung
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Natalia Vodianova Hamil Anak Keenam di Usia 44 Tahun
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Rp100 Miliar dari APBN
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB






