Aktor muda Bima Azriel membagikan pengalaman unik selama proses produksi film terbaru berjudul Nobody Loves Kay.

Pendalaman latar cerita yang mengangkat dunia e-sport dilakukan melalui workshop khusus bermain Mobile Legends.

>>> NASA Mulai Bangun Markas Bulan Moon Base dengan Tiga Misi pada 2026

Bima yang memerankan tokoh Kay menjelaskan bahwa sesi permainan dilakukan secara rutin. Kegiatan ini bertujuan membangun chemistry sekaligus memahami teknis permainan secara mendalam.

Setiap kali sesi pembacaan naskah berakhir, tim produksi langsung menggelar pertandingan lima lawan lima antara pemain dan kru.

Hal ini dilakukan agar para aktor merasakan atmosfer kompetisi di dunia digital.

Menariknya, rekaman dari sesi permainan tersebut tidak hanya sekadar latihan. Seluruh rekaman gameplay akan muncul dalam hasil akhir film.

“Jadi gameplay yang nanti dilihat di film itu memang kita yang benar-benar main,” ujar Bima.

>>> Lazio Resmi Putus Kontrak Maurizio Sarri Usai Gagal Penuhi Target

Ia menambahkan bahwa pengalaman ini merupakan hal baru baginya, di mana jadwal reading justru diisi dengan bermain gim bersama.

Mengenal Kedisiplinan Atlet E-sport

Melalui proses ini, Bima mendapatkan perspektif baru mengenai profesi atlet e-sport profesional. Ia sempat terkejut saat melihat pola latihan tim profesional yang sangat disiplin.

“Mereka latihan serius banget, jadwal makan, tidur, sampai latihan diatur. Benar-benar kayak atlet olahraga pada umumnya,” ungkapnya.

Pendekatan ini membantu para pemain memahami ritme permainan. Latihan rutin tersebut juga memperkuat pentingnya kerja sama tim yang menjadi inti cerita film Nobody Loves Kay.

>>> Multifinance Sesuaikan Strategi Bisnis Respons Kenaikan BI Rate

Proses produksi film ini menerapkan pendekatan realistis untuk memberikan gambaran akurat mengenai industri e-sport di Indonesia yang tengah berkembang pesat.