Kanker prostat adalah pertumbuhan sel abnormal pada kelenjar prostat, organ reproduksi pria yang memproduksi cairan air mani. Deteksi dini sangat penting karena meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.

Pada tahap awal, kanker prostat sering tidak menunjukkan gejala.

>>> Memusingkan Omongan Orang Lain dan Tuntutan Kesempurnaan Sosial

Namun, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai, seperti frekuensi buang air kecil meningkat terutama di malam hari, rasa nyeri atau terbakar saat berkemih, serta kesulitan memulai atau menghentikan aliran urine.

Gejala lain meliputi urine menetes, perasaan kandung kemih belum kosong setelah berkemih, adanya darah dalam urine, dan nyeri saat ejakulasi.

Pada stadium lanjut, penderita dapat mengalami nyeri punggung bawah, paha, kaki, nyeri tulang, dan penurunan berat badan tanpa sebab jelas.

Sering buang air kecil di malam hari memang umum seiring bertambahnya usia. Namun, jika ada perubahan signifikan, sebaiknya segera periksakan diri.

Ahli onkologi radiasi Dr. Jiri Kubes menyarankan untuk waspada jika frekuensi berkemih meningkat drastis.

Gejala-gejala tersebut belum tentu menandakan kanker. Sebagian besar pembengkakan prostat bersifat jinak, tetapi pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk diagnosis pasti.

>>> Rupiah Ambles Tembus Rp 17.800 per Dolar AS pada 27 Mei 2026

Faktor Risiko Kanker Prostat

Usia menjadi faktor risiko utama, terutama pada pria di atas 50 tahun.

Ras juga berpengaruh, di mana pria kulit hitam di AS memiliki risiko lebih tinggi karena alasan yang masih diteliti.

Riwayat keluarga dan mutasi genetik seperti pada gen BRCA1 dan BRCA2 turut meningkatkan risiko. Obesitas juga memicu perkembangan sel kanker yang lebih agresif dan risiko kambuh setelah pengobatan.

Cara Mencegah Kanker Prostat

Pencegahan dapat dimulai dengan mengontrol pola makan. Konsumsi makanan kaya vitamin A, D, dan E dianjurkan untuk menekan inflamasi.

Batasi daging merah, susu, dan produk turunannya karena bersifat prokarsinogenik.

Hindari gaya hidup sedentari. Kebiasaan kurang gerak meningkatkan risiko pembesaran prostat jinak (BPH).

>>> Jadwal Hari Tasyrik 2026: Tanggal, Amalan, dan Ketentuan Penting

Olahraga teratur dan aktivitas fisik sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan prostat dan mencegah berbagai penyakit.