Saya tinggal bersama Ray MacDonald yang merawat dan membantu saya beradaptasi," kenangnya.

Aktor Thailand, Ray MacDonald, disebut berperan penting memfasilitasi masa awal kedatangan Supachai di Bangkok. "Dia membantu saya dalam segala hal," tambah Supachai.

Meski menghadapi situasi sulit, keteguhan hati membuatnya mampu melewati rintangan. "Saya sudah mengambil keputusan saat meninggalkan rumah.

Saya ingin bermain sepak bola dan percaya bisa membangun masa depan lebih baik," ujarnya.

Sebelum pindah, Supachai meminta bantuan pelatihnya untuk meyakinkan orang tua. "Pelatih saya mendorong dan memberi kesempatan untuk mengejar mimpi.

>>> Barcelona Dekati Anthony Gordon untuk Perkuat Lini Depan

Itu memberi saya kepercayaan diri," katanya.

Karakter kuat yang terbentuk sejak kecil menjadi modal utamanya bertahan di level tertinggi. "Saya menunjukkan karakter sejak meninggalkan rumah.

Saya berjuang melalui tantangan di setiap tahap hidup," tegasnya.

Kerja keras mengantarkannya menjadi andalan lini depan tim nasional Thailand dengan torehan delapan gol dari 46 penampilan.

"Sebelum dipanggil timnas, saya selalu mendukung tim dan bermimpi menjadi bagian di dalamnya," ujar Supachai.

Ia menegaskan komitmen untuk selalu tampil maksimal setiap kali dipercaya. "Itu kehormatan besar, dan setiap ada kesempatan, saya selalu berusaha memberikan 100 persen," katanya.

Target Thailand di ASEAN Hyundai Cup

Fokus Supachai selanjutnya adalah membawa Thailand mendominasi turnamen ASEAN Hyundai Cup pada Juli dan Agustus mendatang. Thailand satu grup dengan Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos.

"Vietnam terus mengingatkan bahwa mereka mengejar kami, jadi kami harus menunjukkan yang terbaik di setiap kompetisi," ujar Supachai.

Menurutnya, setiap pemain yang dipanggil timnas harus memiliki rasa lapar akan kemenangan.

"Kehadiran pemain dari berbagai klub membawa variasi taktik dan kualitas. Jika setiap klub membangun mentalitas itu, Thailand akan semakin kuat," tambahnya.