Hajime Iwaizumi, yang dikenal sebagai ace tangguh dari SMA Aoba Johsai dalam serial Haikyuu!! , mengambil jalur karier yang unik di dunia voli.

Ia tidak menjadi pemain profesional, melainkan memilih posisi sebagai Athletic Trainer untuk Tim Nasional Bola Voli Putra Jepang.

>>> Surya Insomnia Ungkap Kunci Sukses Bertahan di Industri Hiburan

Pendidikan di Amerika Serikat

Keputusan Iwaizumi didasari oleh pendidikannya di Amerika Serikat.

Di bawah bimbingan Takashi Utsui, putra pelatih legendaris yang menginspirasinya, ia fokus pada sains olahraga, rehabilitasi, dan optimalisasi performa fisik atlet.

Alasan Memilih Peran Pelatih Atletik

Perubahan peran dari Wing Spiker eksplosif menjadi trainer sangat cocok dengan karakternya.

Iwaizumi memiliki pemahaman mendalam tentang fisik dan kepedulian tinggi terhadap kondisi otot sejak SMA.

Mentalitas pendukung dan jiwa kepemimpinannya mengutamakan stabilitas tim, meski ia sendiri adalah seorang ace.

Sebagai trainer, ia menjadi tulang punggung yang memastikan pemain bintang tetap dalam kondisi tempur.

Visi jangka panjang Iwaizumi juga menyadari bahwa karier atlet bergantung pada manajemen cedera, aspek vital di level internasional.

>>> Kuroo Tetsuro Pilih Karier di Belakang Layar Asosiasi Voli Jepang

Tugas Iwaizumi di Olimpiade

Iwaizumi terlihat di bangku staf kepelatihan saat Timnas Jepang berlaga di ajang internasional, termasuk Olimpiade Tokyo pada babak final manga.

Tugas utamanya meliputi manajemen pemulihan agar pemain pulih cepat setelah pertandingan intens.

Ia juga bertanggung jawab pada pencegahan cedera dengan mengawasi rutinitas pemanasan dan latihan beban.

Selain itu, Iwaizumi melakukan analisis performa, memberikan masukan dari sudut pandang medis dan fisik untuk meningkatkan efisiensi gerakan pemain.

Kontribusinya di Timnas Jepang dianggap setara dengan pemain di lapangan, meski ia tidak lagi mencetak poin melalui spike keras.

Intensitas permainan level dunia tidak akan bertahan lama tanpa trainer yang kompeten.

>>> Gubernur Bali Dorong Industri MICE Berbasis Budaya dan Lingkungan

Posisi Iwaizumi membuktikan bahwa kontribusi dalam olahraga tidak selalu harus dilakukan di dalam garis lapangan.