Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan 159 ekor hewan kurban ke 35 provinsi di Indonesia pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5).

Program bertajuk "Kemendikdasmen Tebar Kurban untuk Negeri" ini menyasar puluhan ribu penerima manfaat.

>>> Mengenal Manfaat TikTok Coin dan Cara Top Up Hemat Lewat DANA

Hewan kurban dikumpulkan dari unit utama, satuan kerja pusat, hingga Unit Pelaksana Teknis di seluruh Indonesia.

Total hewan kurban terdiri dari 117 ekor sapi dan 42 ekor kambing.

Kemendikdasmen memproyeksikan hewan kurban tersebut menghasilkan sekitar 18.100 kilogram daging.

Paket daging dialokasikan untuk kurang lebih 18.000 penerima manfaat yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyerahkan langsung satu ekor sapi kurban seberat 720 kilogram di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Penyerahan di kawasan timur Indonesia itu menjadi simbol kepedulian sosial dan kebersamaan kementerian dengan masyarakat setempat.

Dalam ceramah salat Idul Adha di Sorong, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa esensi kurban melampaui ritual penyembelihan hewan.

>>> Majelis Etik Segera Putuskan Nasib Ketua Ombudsman RI Hery Susanto

Menurutnya, ibadah ini berfungsi memperkuat ketakwaan serta solidaritas antarsesama.

"Kita diberikan tuntunan, salah satunya dengan menunaikan ibadah kurban.

Kita mendekatkan diri kepada Allah dengan cara mendekatkan diri kepada sesama melalui sedekah dan kepedulian," ujar Abdul Mu’ti.

Ia juga mengimbau publik untuk meningkatkan kualitas keimanan, menciptakan kebaikan di lingkungan, dan membangun keluarga yang kokoh.

Figur Nabi Ibrahim beserta keluarganya patut dijadikan teladan sebagai sosok yang tegar, optimistis, dan mampu memberi jalan keluar bagi masyarakat.

"Dengan keteladanan itu maka kita tidak berhenti pada ritual, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dan jiwa rela berkorban.

>>> Mogwai Guncang Panggung Forum Theatre Melbourne dalam Tur Ke-30

Sehingga hidup kita bermanfaat bagi manusia yang lain," tambahnya.