Masyarakat umumnya langsung memasukkan daging kurban ke freezer agar tahan lama. Namun, kebiasaan ini justru menurunkan kualitas daging.

Daging yang baru dipotong masih menyimpan panas tubuh hewan dan berada dalam fase rigor mortis atau kekakuan otot.

>>> Thunder Kalahkan Spurs 127-114, Unggul 3-2 di Final Wilayah

Pembekuan terlalu cepat akan mengunci otot dalam kondisi keras.

Menaruh daging hangat juga berisiko menaikkan suhu freezer secara drastis. Hal ini memicu perkembangan bakteri lebih cepat dan menimbulkan bau amis.

Langkah Tepat Menyimpan Daging Kurban

Ada beberapa tahapan ideal agar stok daging kurban tetap segar hingga 6 bulan.

Hindari Mencuci dengan AirMencuci daging sebelum disimpan justru memicu perkembangan bakteri. Air yang meresap ke serat juga merusak kualitas.

Bersihkan kotoran dengan tisu dapur atau lap kering.

>>> Perumda Dharma Jaya Sediakan Fasilitas Potong Sapi Kurban PWNU DKI

Proses PenganginanBiarkan daging di suhu ruang selama 2-4 jam untuk menghilangkan panas tubuh dan meniriskan sisa darah. Letakkan di tempat bersih, hindari sinar matahari langsung.

Pemotongan Sesuai PorsiPotong daging ukuran kecil sesuai kebutuhan sekali masak. Jangan biarkan dalam bongkahan besar agar tidak perlu mencairkan seluruh stok.

Proses beku-cair berulang mempercepat kebusukan.

Wadah Kedap UdaraSimpan potongan daging dalam wadah plastik atau kantong ziplock tertutup rapat. Minimalisir udara di dalam kantong untuk mencegah freezer burn yang membuat daging kering dan menghitam.

Aturan Suhu di KulkasJika akan dimasak dalam 1-2 hari, simpan di chiller dengan suhu 0-4°C.

>>> Pelemahan Rupiah Belum Dorong Kenaikan Harga Mobil, Ini Kata Gaikindo

Untuk penyimpanan jangka panjang hingga 6 bulan, gunakan freezer dengan suhu minimal -18°C dan tempelkan label tanggal penyimpanan.