Bupati Pandeglang Dewi Setiani menjenguk N, seorang anak berusia 12 tahun yang menjadi korban pemerkosaan inses oleh ayah kandungnya.

Korban baru saja melahirkan di rumah sakit dan terbaring lemah pascamelahirkan.

>>> Nilai Jual Kembali Jadi Faktor Utama Konsumen Indonesia Saat Beli Mobil Baru

Pemerintah daerah memastikan bahwa korban akan tetap melanjutkan pendidikannya tanpa konsekuensi apa pun. Sementara itu, bayinya dirawat di inkubator sebelum diserahkan kepada orang tua asuh.

"Jangan sedih ya... Baca terus, baca selawat ya sayang ya.

Ya Allahu Akbar... Ibu sayang Teteh, nanti dibantuin ya," kata Dewi berusaha menguatkan korban.

Bupati juga membawa bantuan berupa perlengkapan bayi baru untuk meringankan beban korban.

Penyerahan pakaian tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moril di tengah beban berat yang dihadapi korban pada usia muda.

"Ih warna ini cakep, banyak ya.

Teteh enggak usah beli lagi, tinggal Teteh mendoakan dedeknya jadi anak yang sehat, salihah ya, ahli ibadah," tambah Dewi sambil menunjukkan pakaian bayi yang dibawanya.

Bayi tersebut dipastikan tidak akan dirawat sendirian oleh korban.

Fasilitas pengasuhan telah disiapkan di lingkungan tempat korban menimba ilmu agama agar sang anak mendapatkan perawatan yang layak.

"Mudah-mudahan (bayinya) dilindungi Allah SWT, dapat orang tua asuh terbaik. Yang menyayanginya dengan tulus, mendidik dia.

Anak ini enggak punya salah lahir ke dunia," ucap Dewi di video lainnya.

>>> BI Rate Naik 5,25 Persen, Industri Pembiayaan Tertekan hingga Akhir Tahun

Kunjungan ini mendapat perhatian luas dari masyarakat di media sosial setelah videonya dibagikan. Warganet melayangkan kecaman keras terhadap pelaku serta memberikan perhatian pada masa depan psikologis korban.