Eksodus Massal Staf Kepelatihan Manchester City Setelah Pep Guardiola Mundur
Manajemen Manchester City memulai restrukturisasi besar-besaran di jajaran tim kepelatihan. Langkah ini ditandai dengan kepergian lima pilar penting di belakang layar Etihad Stadium.
Kepergian massal ini diprediksi akan mengubah total kultur taktis yang melekat pada klub. Manajemen kini harus bergerak cepat menyusun ulang cetak biru kepelatihan.
>>> Maarten Paes Bawa Ajax ke Kualifikasi Liga Konferensi Eropa, Selebrasi Canggung
Dua Nama Besar Hengkang
Asisten manajer Pep Lijnders dan mantan bek Kolo Toure menjadi dua nama yang dipastikan angkat kaki. Keputusan ini menyisakan lubang besar pada struktur pembinaan taktis skuad utama.
Lijnders menyudahi pengabdian singkatnya yang hanya bertahan satu musim. Ia semula diproyeksikan membawa dimensi taktik baru.
Kolo Toure menyusul keluar setelah naik pangkat dari akademi klub musim panas lalu. Kepergian dua sosok ini menandai berakhirnya pendekatan metodologi kepelatihan spesifik di City.
Manajemen klub merilis pernyataan resmi merespons kepergian massal ini. Pihak klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi profesional yang telah diberikan.
"Semua orang di City ingin mengucapkan terima kasih kepada kelima anggota staf atas kerja keras serta dedikasi mereka," tulis rilis resmi klub.
>>> Ole Romeny Belajar Hadroh Bareng Santri di Tangsel, Sikap Rendah Hatinya Dipuji
Tiga Staf Senior Lainnya
Gelombang eksodus tidak hanya berhenti pada level asisten taktis. Tiga nama senior lain yang mengurus fisik, kiper, dan operasional juga dipastikan pergi.
Pelatih kebugaran Lorenzo Buenaventura dan pelatih penjaga gawang Xabi Mancisidor masuk dalam daftar staf yang hengkang. Mancisidor sudah mengabdi di Etihad sejak era Manuel Pellegrini tahun 2013.
Manel Estiarte yang menjabat kepala bagian operasi dan dukungan juga resmi mundur. Sosok peraih medali emas olimpiade cabang polo air ini dikenal dekat dengan lingkar dalam manajer.
Perubahan masif ini dipicu oleh keputusan mengejutkan sang manajer utama. Satu pekan sebelumnya, Pep Guardiola secara resmi menyatakan mundur setelah sepuluh tahun membesut City.
>>> Mengenal Kolitis Ulseratif, Peradangan Usus Besar Kronis yang Perlu Diwaspadai
Kepergian Guardiola meruntuhkan dinasti kepelatihan yang mapan selama satu dekade. City kini dihadapkan pada tantangan transisi terbesar dalam sejarah modern klub.
Update Terbaru
Baca Preview Lookism Chapter 609 Bahasa Indonesia, Siap-Siap Panas! Ceritanya Mulai Terasa
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Virgoun Minta Maaf ke Mantan Suami Lindi Terkait Ucapan Eva Manurung
Kamis / 28-05-2026, 14:45 WIB
Natalia Vodianova Hamil Anak Keenam di Usia 44 Tahun
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban Rp100 Miliar dari APBN
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Taylor Swift Hadiahi Gitar Bertanda Tangan untuk Penggemar Cilik
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Platense Kalahkan Corinthians 2-0, Lolos ke Babak 16 Besar Copa Libertadores
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Bolivar Gagal ke Babak Gugur Copa Libertadores Usai Takluk dari Independiente
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Dodgers Hadapi Rockies di Laga Penutup Seri Dodger Stadium
Kamis / 28-05-2026, 14:44 WIB
Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Semar Nusantara 28 Mei 2026 Bergerak
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB
Pasar Modal dan Rupiah Tertekan Sejak Awal 2026, Defisit APBN Jadi Sorotan
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB
Mendikdasmen Dorong Pemerataan Pendidikan di Wilayah Terpencil Sorong
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB
Jadwal Mega Bollywood Paling Yahud 29 – 31 Mei 2026
Kamis / 28-05-2026, 14:43 WIB






