Idulfitri dan Iduladha adalah dua hari besar umat Muslim di seluruh dunia. Di Indonesia, Idulfitri biasanya lebih meriah karena identik dengan mudik dan silaturahmi keluarga.

Namun, di sejumlah negara lain, Iduladha justru dirayakan dengan kemeriahan yang lebih besar. Perbedaan ini dipengaruhi oleh budaya, tradisi keagamaan, hingga kondisi sosial ekonomi.

>>> KPop Demon Hunters Borong Piala AMA 2026, Golden Jadi Song of the Year

Negara dengan Perayaan Iduladha Paling Meriah

Berikut lima negara yang dikenal merayakan Iduladha lebih meriah daripada Idulfitri.

1. Arab Saudi

Sebagai pusat peradaban Islam, Arab Saudi menjadikan Iduladha sebagai perayaan utama. Hal ini tidak lepas dari pelaksanaan ibadah haji yang mendatangkan jutaan jamaah setiap tahun.

Pemerintah Arab Saudi juga menetapkan cuti bersama selama beberapa hari untuk mendukung kelancaran ibadah dan memberi ruang bagi warganya merayakan hari raya.

2. Pakistan

Di Pakistan, pemerintah memberikan libur resmi selama empat hari berturut-turut untuk Iduladha.

Momen ini dimanfaatkan masyarakat untuk memperbanyak ibadah, seperti mengikuti acara keagamaan dan mendengarkan khutbah tentang keutamaan Iduladha.

3. Nigeria

>>> Jadwal Film dan Sepakbola 27 Mei 2026: Tayangan Seru di TV Nasional

Di Nigeria, perayaan Iduladha menjadi perpaduan ibadah dan budaya. Masyarakat merayakannya dengan festival Durbar, yaitu parade kuda besar-besaran.

Warga muslim menghias kuda mereka dengan beragam aksesoris sebagai bentuk sukacita dan kegembiraan.

4. Turki

Masyarakat Turki memiliki tradisi Kurban Baryami. Umat muslim mempercantik hewan kurban dengan coretan henna atau pita warna-warni sebelum disembelih.

Tradisi ini dipercaya membawa berkah dan menunjukkan bahwa hewan siap dikurbankan.

5. India

India merayakan Iduladha dengan prosesi penyembelihan kambing yang meriah, dikenal sebagai 'bakri'.

>>> 5 Episode Masha and the Bear Paling Berkesan, dari Pertemuan hingga Perpisahan

Antusiasme masyarakat India lebih besar dibandingkan Idulfitri karena momen kurban memiliki nilai sosial dan kebersamaan yang kuat, terutama melalui tradisi berbagi daging kepada keluarga, tetangga, dan yang membutuhkan.