Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berlaku pada Rabu, 27 Mei 2026.

Keberadaan Bibit Siklon Tropis 99W di Samudra Pasifik utara Papua memicu kondisi atmosfer tidak stabil di Indonesia.

>>> Kode Redeem FF 27 Mei 2026 Tidak Bisa Klaim Diamond Gratis

Selain bibit siklon tersebut, dua titik sirkulasi siklonik aktif lainnya turut memengaruhi pergerakan udara. Situasi ini berdampak langsung pada peningkatan pembentukan awan hujan di berbagai daerah.

Masyarakat diminta memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana. Maluku Utara kini ditetapkan dalam status Siaga karena berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Karakteristik Bibit Siklon 99W

Bibit Siklon Tropis 99W dilaporkan memiliki kecepatan angin tertinggi hingga 30 knots, dengan tekanan udara terendah 1006 hPa.

Pusaran angin ini bergerak menuju arah barat.

BMKG memproyeksikan sistem ini akan terus menguat dalam 48 hingga 72 jam ke depan. Potensi naik tingkat menjadi siklon tropis berada pada kategori rendah hingga sedang.

Dampak pergerakan ini memicu terbentuknya koridor konvergensi dan konfluensi dari Samudra Pasifik Utara Maluku Utara hingga utara Papua.

Masyarakat diimbau mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Dua Sirkulasi Siklonik Tambahan

Dua pusaran sirkulasi siklonik lain terpantau di perairan Indonesia.

Titik pertama berada di Samudra Hindia barat Sumatera Utara, dan titik kedua di Samudra Hindia barat daya Banten.

>>> Polres Jaksel Tetapkan Mantan Admin Fuji sebagai Tersangka Penggelapan Rp 1 Miliar

Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu pertumbuhan awan hujan masif di sepanjang jalur konvergensi. Wilayah terdampak meliputi pesisir barat Aceh hingga Bengkulu, Selat Malaka, Laut Jawa, hingga Papua Pegunungan.