Periode liburan sekolah pertengahan tahun pada Juni hingga Juli memicu pergeseran tren perjalanan keluarga.

Banyak orang tua kini mencari paket lengkap yang menggabungkan relaksasi, eksplorasi alam, serta aktivitas edukasi anak dalam satu rangkaian perjalanan.

>>> Bisnis Retail Olahraga Indonesia Beralih ke Pendekatan Berbasis Pengalaman

Indonesia memiliki opsi destinasi yang memenuhi kriteria tersebut melalui kombinasi perjalanan dari Bali hingga Labuan Bajo.

Perpaduan ini menawarkan dua karakter alam dan pengalaman yang berbeda untuk mengisi liburan.

Pesisir Jimbaran sebagai Titik Awal

Kawasan pesisir Jimbaran di Bali menjadi titik awal perjalanan keluarga melalui resor Ayana Bali yang berdiri di atas lahan seluas 90 hektare.

Area ini terintegrasi dengan fasilitas taman tropis dan pantai tebing yang ramah untuk berbagai usia.

Fasilitas ramah anak di resor ini mencakup Rimba Jungle Adventure, sebuah area bermain indoor dan outdoor untuk aktivitas fisik.

Selain itu, terdapat Sproutroots yang dilengkapi zipline, Lumincave untuk anak usia dini, serta wahana air Ayana Ocean Adventure.

Program terstruktur juga disediakan berdasarkan kelompok usia anak.

Guidepost Montessori Children’s Adventure Camp menghadirkan pembelajaran mandiri untuk anak usia 3 hingga 6 tahun, sementara Green Camp Ayana fokus pada kegiatan luar ruangan dan kesadaran lingkungan.

>>> PT SMI Kucurkan Pembiayaan Daerah untuk Infrastruktur dan Kesehatan Tebo

Pengenalan budaya tradisional menjadi bagian dari agenda liburan melalui pertunjukan musik dan tari di Kampoeng Bali. Keluarga juga dapat mempelajari warisan leluhur secara interaktif di Saka Museum.

Para orang tua dapat memanfaatkan fasilitas spa, akses pantai tersembunyi, kuliner, serta layanan penitipan anak untuk beristirahat dengan fleksibel.

Petualangan Bahari di Labuan Bajo

Perjalanan kemudian berlanjut ke Ayana Komodo Waecicu Beach di Labuan Bajo dengan waktu penerbangan di bawah satu jam dari Bali.

Lanskap berganti menjadi gugusan pulau dan perairan dramatis khas Flores.

Destinasi yang berdekatan dengan Taman Nasional Komodo ini menyediakan aktivitas outdoor seperti island hopping, snorkeling, dan trekking di Pulau Padar serta Pantai Pink.

Anak-anak dapat melihat langsung habitat komodo dan ekosistem bawah laut, termasuk kemunculan pari manta pada periode tertentu.

Resor ini juga mengoperasikan Marine Discovery Center sebagai pusat edukasi konservasi laut.

>>> Kebijakan BBM Subsidi Prabowo Dongkrak Indeks Kepercayaan Industri

Rangkaian perjalanan ditutup dengan suasana malam di tepi pantai Waecicu yang menyajikan kuliner seafood serta hiburan musik lokal dari Kisik Seafood & Grill.