Rencana Real Madrid untuk memulangkan Jose Mourinho ke Santiago Bernabeu terancam membutuhkan biaya yang jauh lebih besar pada musim panas ini.

Klub raksasa Spanyol tersebut telah menetapkan pelatih asal Portugal itu sebagai bidikan utama untuk mengisi kursi kepelatihan musim depan.

>>> Spurs vs Thunder: Gim Kelima Penentu di Final Wilayah Barat NBA

Penundaan Akibat Pemilihan Presiden

Proses kepindahan Jose Mourinho kini mengalami penundaan yang disebabkan oleh dinamika politik internal di dalam tubuh Real Madrid.

Agenda pemilihan presiden baru Real Madrid segera bergulir setelah dewan elektoral klub mengesahkan pencalonan Enrique Riquelme, yang menjadi penantang bagi Florentino Perez.

Florentino Perez merupakan figur sentral di balik proyek pengembalian Jose Mourinho ke Madrid, setelah periode pertama sang pelatih berakhir 13 tahun silam.

Sang presiden dilaporkan telah mencapai kesepakatan verbal mengenai kontrak berdurasi dua tahun dengan juru taktik yang saat ini menangani Benfica tersebut.

Kendati demikian, situasi pemilihan umum di internal manajemen klub membuat proses finalisasi ikatan kerja sama tersebut belum dapat diselesaikan.

Klausul Pelepasan Hampir Kedaluwarsa

Menurut laporan Diario AS, klausul pelepasan Jose Mourinho di Benfica yang bernilai 7 juta euro akan segera kedaluwarsa pada Selasa waktu setempat.

Apabila Real Madrid tidak segera mengaktifkan klausul tersebut sebelum melewati tenggat, Benfica dilaporkan bakal mendongkrak harga sang pelatih secara drastis.

Tim papan atas Portugal tersebut diperkirakan akan menuntut biaya sebesar 15 juta euro untuk pelepasan Jose Mourinho, atau meningkat lebih dari dua kali lipat.

>>> IFG Life Gelar IFG Youth Runner 2026 untuk Bakat Muda di Labuan Bajo

Nominal baru yang dipatok tersebut dikabarkan setara dengan jumlah gaji kotor yang diterima Jose Mourinho selama berada di Benfica.