Musisi Ahmad Dhani mengungkapkan prinsipnya mengenai pengasuhan anak laki-laki yang mendasari keputusannya mempertahankan hak asuh Al, El, dan Dul setelah bercerai dari Maia Estianty.

Penjelasan tersebut disampaikan dalam perbincangan di kanal YouTube Taulany TV pada Selasa, 26 Mei 2026, seperti dilansir dari Medcom.

>>> Advan Luncurkan Laptop Aigen Ultra untuk Dukung Komputasi AI

Pentolan grup band Dewa 19 tersebut menilai bahwa peran seorang ayah sangat krusial dalam membentuk kepribadian anak laki-laki.

Faktor inilah yang membuatnya bersikeras agar ketiga putranya tetap tinggal bersama dirinya pasca-perceraian.

"Kenapa gua ngotot Al, El, Dul harus ada di gua? Karena anak laki-laki itu wajib hukumnya hidup bersama ayahnya kalau misalnya pisah (cerai)," tegas Ahmad Dhani.

Pandangan tersebut menegaskan keyakinan Dhani mengenai signifikansi figur ayah bagi anak laki-laki saat orang tua tidak lagi bersama.

Selain membahas mengenai anak, ia juga menceritakan dinamika pernikahan dengan istri keduanya, Mulan Jameela.

Dhani membeberkan bahwa bahtera rumah tangganya bersama Mulan pernah menghadapi fase krusial.

>>> Meta Dukung Rencana Kewajiban Nomor Ponsel untuk Akun Media Sosial

Pada momen sulit tersebut, ia bahkan mempersilakan sang istri untuk mengajukan gugatan cerai ke pengadilan.

"Ya sudah, kamu file aja cerai. Bilang aku selingkuh enggak apa-apa," kata Dhani.

Meski diskusi bersama para pemandu acara berlangsung dengan nuansa santai, Dhani memilih untuk berbicara jujur mengenai topik sensitif seperti kesetiaan dalam hubungan.

Ia menyatakan keengganannya untuk bersikap tidak jujur di depan publik.

"Kalau aku ditanyain pernah selingkuh enggak, kalau aku bilang enggak pernah, itu berarti munafik namanya," tutur Dhani.

Kedekatan hubungan antara dirinya dengan ketiga anak laki-lakinya dipastikan tetap terjaga erat hingga saat ini.

>>> Robot Humanoid Agibot Expedition A3 Ambruk Saat Peragakan Moonwalk di China

Dhani menyatakan bahwa Al, El, dan Dul telah sepenuhnya memahami karakter dirinya sebagai orang tua mereka.