Pemerintah Kabupaten Karanganyar membatasi bantuan hewan kurban pada perayaan Iduladha tahun ini. Kebijakan efisiensi anggaran daerah menjadi alasan di balik pengurangan tersebut.

Bupati Rober Christanto dan Wakil Bupati Adhe Eliana masing-masing hanya menyumbangkan satu ekor sapi. Kedua sapi itu berbobot sekitar 300 kilogram.

>>> BRI Gandeng Syailendra Capital untuk Distribusikan Dua Produk Reksa Dana Syariah

Hewan kurban dari kedua pemimpin daerah itu disalurkan ke Masjid Agung Madaniyah. Meskipun bantuan pemerintah menurun, jumlah total hewan kurban di masjid tersebut tetap banyak.

Total Hewan Kurban di Masjid Agung Madaniyah

Kabag Kesra Karanganyar Ali Kodri menyatakan, antusiasme masyarakat dan sejumlah pihak tetap tinggi. Total ada 7 ekor sapi dan 9 kambing yang akan disembelih di masjid raya tersebut.

Dua sapi kurban dari bupati dan wakil bupati terdiri dari jenis Peranakan Ongole (PO) dan Brangus.

Pemerintah membeli hewan ternak itu langsung dari peternak lokal di wilayah Gedong, Kecamatan Karanganyar.

>>> PT Citra Tubindo Tbk Bagikan Dividen Hampir 100% Laba Bersih 2025

"Untuk jenisnya ada perbedaan, yang satunya peranakan unggul atau PO dan yang satunya Brangus, dengan berat masing-masing sekitar 300 kilogram lebih sedikit," imbuh Ali.

Pasokan seluruh hewan kurban dipastikan tiba di lokasi maksimal pada malam takbiran. Penyembelihan akan dilangsungkan tepat setelah salat Iduladha selesai di Alun-Alun Karanganyar.

"Jadi usai salat Id pada 27 Mei pagi, Pak Bupati menyerahkan ke takmir untuk disembelih dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat," ucap Ali.

Pemerintah menyerahkan mekanisme pembagian daging kurban sepenuhnya kepada panitia lokal Masjid Agung Madaniyah. Penyaluran ditargetkan merata kepada warga sekitar, termasuk area kampung terdekat.

>>> Investasi KEK Mandalika Tembus Rp6,018 Triliun, Serap 26.002 Tenaga Kerja

"Kami pastikan, seluruh hewan kurban telah melalui pemeriksaan kesehatan ketat oleh Dinas Pertanian dan ditangani oleh Juru Sembelih Halal (Juleha) demi menjamin higienitas serta kesesuaian syariat," pungkas Ali.