Erick Thohir Ungkap Makna Pernyataan Prabowo soal Piala Dunia
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan penjelasan terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengaku resah karena Timnas Indonesia belum lolos ke Piala Dunia.
Menurut Erick, pernyataan tersebut bukan hanya ditujukan untuk sepak bola, melainkan menjadi pesan besar bagi seluruh cabang olahraga nasional.
>>> Emerald Glens Resmi Meluncur, Buktikan Whisky Lokal Mampu Bersaing di Kelas Premium
"Bapak Presiden secara simbolik pasti maksud dan tujuannya tidak hanya sepak bola, tetapi seluruh olahraga yang memberikan kontribusi luar biasa untuk citra dan kehormatan bangsa," kata Erick di Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Pernyataan Prabowo sebelumnya disampaikan saat peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Karawang, Kamis (9/7/2026).
Presiden mengaku belum puas meski Indonesia berhasil mengembangkan biodiesel B50. Ia menilai masih ada pekerjaan besar, yaitu membawa Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia.
Dukungan untuk Pelatnas Jangka Panjang
Erick menegaskan bahwa Presiden memahami pentingnya olahraga sebagai instrumen mengangkat nama bangsa di kancah internasional.
Karena itu, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak boleh instan. Keberhasilan atlet lahir dari proses panjang melalui program pemusatan latihan nasional (pelatnas) yang konsisten.
"Beliau juga sangat memahami pentingnya pelatnas jangka panjang untuk mempersiapkan para atlet agar bisa berprestasi di panggung internasional," ujar Erick.
>>> Belkin Charging Grip untuk Switch 2: Nyaman tapi Terlalu Berat
Erick juga menyoroti pentingnya dukungan anggaran pemerintah. Sinyal Presiden yang turut menyebut Menteri Keuangan menunjukkan komitmen dalam menjaga keberlangsungan pembinaan atlet.
"Intinya tidak ada program keolahragaan jangka pendek. Dan alhamdulillah beliau juga menyebutkan Pak Menkeu, nah kan jadi sesuai," kata Erick.
Menpora memastikan Kemenpora terus mendorong pelatnas jangka panjang bagi seluruh cabang olahraga. Persiapan matang menjadi syarat utama agar Indonesia mampu bersaing di ajang internasional.
Target seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade tidak mungkin dicapai jika pembinaan baru dimulai menjelang pertandingan. Kesinambungan pelatnas menjadi prioritas pemerintah.
"Tidak mungkin persiapan Olimpiade 2032 baru disiapkan 2031. Tahun depan SEA Games, enggak ada pelatnas tahun ini, enggak mungkin.
Asian Games tinggal September, tidak mungkin pelatnas berhenti harus jalan," tegas Erick.
Update Terbaru
Nico Williams Cadangan saat Spanyol Hadapi Belgia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 03:35 WIB
Andrew Whitworth Soroti Dampak Myles Garrett bagi Rams
Sabtu / 11-07-2026, 03:34 WIB
Fabian Ruiz Cetak Gol untuk Spanyol, Rayakan Kehamilan Pasangan
Sabtu / 11-07-2026, 03:30 WIB
FIFA Larang Wasit Inggris Pimpin Laga Argentina di Piala Dunia 2026
Sabtu / 11-07-2026, 03:30 WIB
Kingston Preyear Resmi Berkomitmen ke Alabama Football
Sabtu / 11-07-2026, 03:30 WIB
Taco Bell Tarik Bahan Baku Usai Wabah Diare Eksplosif
Sabtu / 11-07-2026, 03:20 WIB
Ayaneo Konkr Pocket Advance: Remake Premium Game Boy Advance Diumumkan
Sabtu / 11-07-2026, 03:20 WIB
Microsoft Bantah PHK Xbox untuk Gantikan Karyawan dengan Tenaga Asing
Sabtu / 11-07-2026, 03:19 WIB
Manga Shining! Karya Nao Maita Akan Berakhir dalam Dua Bab
Sabtu / 11-07-2026, 03:15 WIB
Sutradara 999 Akhirnya Ungkap Nama Depan Karakter Seven: Six Seven
Sabtu / 11-07-2026, 03:15 WIB
NAACP Desak Penangguhan Satgas Anti Kejahatan Federal Setelah Dua Kematian
Sabtu / 11-07-2026, 03:15 WIB
Missouri Nyatakan Darurat Banjir Bandang, Hujan Capai 12 Inci
Sabtu / 11-07-2026, 03:14 WIB
MAGER Gelar Event Spesial Juli 2026, Hadirkan Hadiah Eksklusif Tanpa Deposit
Sabtu / 11-07-2026, 03:14 WIB
Cara Download, Fitur, dan Instal MLBB APKPure Terbaru: Amankah?
Sabtu / 11-07-2026, 03:14 WIB







