Brunson mengaku memanfaatkan momentum tersebut untuk mengalirkan bola kepada pemain yang berdiri bebas. "I bisa menemukan rekan satu tim saya.

Mereka melakukan tembakan ke bawah. Hanya mencoba menciptakan keuntungan dengan menempatkan dua pemain pada bola, percaya bahwa mereka harus melakukan permainan," ujarnya.

Kelelahan Cavaliers dan Langkah Selanjutnya

Kelesuan fisik skuad Cavaliers sepanjang seri dikonfirmasi pengamat olahraga Jason Lloyd dari The Athletic.

"Fatigue certainly seems to have been an issue throughout this series with the Knicks and was on display again in Game 3.

The Cavs looked lethargic, the building lacked energy because the home team gave them nothing to cheer for and now this erratic, inconsistent season could come to an end Monday night," katanya.

Sebelum seri dimulai, center Cavaliers Jarrett Allen menyatakan kesiapan timnya menghadapi tekanan. "Begitulah perjalanan playoff kami sejauh ini, selalu dalam posisi tertekan.

Jadi kami suka membuat semuanya menarik dan membuat semua orang penasaran dengan pertandingan berikutnya," ujarnya.

Melalui hasil sapu bersih 4-0 di Wilayah Timur, Knicks kini tinggal menunggu pemenang antara San Antonio Spurs dan Oklahoma City Thunder di Final Wilayah Barat.

>>> Ganda Putri Indonesia Tersingkir di Babak Awal Singapore Open 2026

Lawan mereka di Final NBA 2026 akan ditentukan setelah seri tersebut selesai.