New York Knicks memastikan tiket ke Final NBA untuk pertama kalinya dalam 27 tahun.

Mereka menyapu bersih Cleveland Cavaliers pada Game 4 Final Wilayah Timur dengan kemenangan telak 130-93, Senin malam waktu setempat.

>>> New York Knicks Lolos ke Final NBA Usai Sapu Bersih Cleveland Cavaliers

Hasil di markas Cavaliers tersebut menggenapi rekor pascamusim Knicks menjadi 11 kemenangan beruntun.

Guard andalan Jalen Brunson dinobatkan sebagai MVP Final Wilayah Timur secara aklamasi dan menerima Larry Bird Trophy.

Dominasi Knicks Sepanjang Seri

Sebelum memastikan tiket final, Knicks lebih dulu mengamankan Game 3 pada Sabtu malam dengan skor 121-108 di Rocket Arena.

Jalen Brunson menyumbang 30 poin dengan efisiensi tembakan yang mendekati rekor historis Los Angeles Lakers tahun 1987.

Lini penyerangan Cavaliers terus terpuruk sejak membuang keunggulan 22 poin di Game 1.

Akurasi tembakan tiga angka mereka pada Game 3 hanya mencapai 12 dari 41 percobaan akibat kelelahan fisik pemain utama.

Analis ESPN Tim Bontemps menyoroti keterpurukan lini serang asuhan Kenny Atkinson setelah kekalahan 98-109 di Game 2.

"I sort of agree with what Donovan Mitchell's message was after the game," ujarnya.

Bontemps menilai performa ofensif yang buruk menjadi penyebab utama. Evan Mobley sempat mencetak 14 poin di paruh pertama namun tidak melepaskan tembakan pada dua kuarter terakhir.

"And Kenny Atkinson's message after the game, which was that this was an offensive loss for the Cavs," kata Bontemps.

Ia menambahkan bahwa performa buruk tersebut sangat kontras dengan potensi asli tim tuan rumah.

"The Cavs just were not good enough offensively," ujar Bontemps. Sebelum Game 3, ia sempat optimis Cavaliers bisa bangkit seperti saat membalikkan keadaan dari Detroit Pistons.