Obviously, we threw more at him, and he found other guys. … Taking away some scoring options, attacking him, giving him different looks.

He made the right reads, the right plays," kata Atkinson.

Sikap tidak mementingkan diri sendiri Brunson menuai pujian dari rekan setimnya, Miles McBride. "We've known that since Day 1.

Obviously, he's one of the best scorers in the league, but the fact that he's willing to be unselfish and give the ball up when guys are throwing double-teams at him just proves he just wants to win," ujarnya.

Pemain depan Knicks, Mikal Bridges, menilai tindakan Brunson mengirimkan sinyal positif. "Pesan yang bagus," katanya.

Bridges menambahkan bahwa Brunson selalu menunjukkan kedewasaan bermain. "It hanya menunjukkan bahwa dia bermain dengan cara yang benar.

Jika Anda tidak akan mengirimkan tim ganda, saya pikir itu adalah sebuah keuntungan baginya.

Jika Anda mengirimkan tim ganda, dia akan membaca dan bereaksi dan menemukan orang yang terbuka dan bermain dengan cara yang benar.

Sejak saya mengenalnya, dia bermain dengan cara yang benar. … Jika Anda terus membantu, dia akan membuat Anda membayar, dan itulah yang membuatnya hebat," ujar Bridges.

Fleksibilitas taktik ini membuat Mike Brown merasa sangat terbantu. "Saya Linus dan Jalen adalah selimut saya," katanya.

Brown merasa kehadiran Brunson memberikan rasa aman bagi tim kepelatihan. "He helps me relax at different times throughout the game.

That's what great players do. They keep you calm and they make the game easier for everyone," ujarnya.

Strategi double-team yang diterapkan Cleveland dikonfirmasi Brunson sebagai keuntungan bagi sirkulasi bola Knicks. "Maksud saya, mereka memberikan dua bola," katanya.