Keamanan aset nasabah menjadi prioritas utama. Pegadaian memiliki vault berstandar internasional dengan tingkat keamanan tertinggi.

"Kami punya vault dengan keamanan tertinggi, bersandar internasional, dan diaudit berkala.

Jadi, emas masyarakat itu, ini diaudit berkala oleh baik itu dari internal, dari regulator dari OJK, dan juga dari auditor publik," kata Abraham.

Seluruh emas yang dititipkan dikelola dengan skema satu banding satu. "Jadi, seluruh emas nasabah Pegadaian itu, seluruhnya 100% kita simpan fisiknya ada.

Dan sudah berulang kali dicek oleh regulator 100% satu banding satu barangnya ada," tuturnya.

Tantangan Kelengkapan Ekosistem

Regulasi perpajakan saat ini dinilai telah mempermudah pelaku industri dengan tarif 0,25 persen. Namun, tantangan utama ke depan terletak pada kesiapan infrastruktur pendukung industri.

Layanan bullion tidak dapat berjalan sendiri tanpa lembaga pengawas serta wadah industri lainnya. Menurut Abraham, industri saat ini membutuhkan Gold Council, Bursa Emas, dan pembentukan asosiasi emas.

"Jadi, Bullion Services ini tidak bisa berdiri sendiri. Jadi, BSI dan Pegadaian ini kan sebagai pelaku industri.

>>> Harga Emas Pegadaian 26 Mei 2026: Antam Naik, UBS dan Galeri 24 Turun

Tapi harus didukung juga nantinya yang belum ada itu seperti Gold Council-nya, Dewan Emasnya, Bursa Emasnya, dan juga yang sekarang sedang dibentuk hampir jadi nih, asosiasi emas," jelas Abraham.