Ed Sheeran secara resmi mengumumkan keputusan untuk berpisah dengan Warner Music. Label tersebut telah menjadi rumah kreatifnya selama 15 tahun dan melahirkan delapan album studio penuh.

Pengumuman emosional ini disampaikan langsung oleh solois berusia 35 tahun itu melalui sebuah buletin resmi. Pesan tersebut dikirimkan secara khusus kepada para penggemar setianya.

>>> Lagu Golden dari K&Pop Demon Hunters Raih Song of the Year AMAs 2026

Dalam pernyataannya, pelantun hit "Thinking Out Loud" itu menegaskan bahwa langkah ini murni didasari oleh refleksi pendewasaan diri.

Dia juga ingin memberikan prioritas lebih kepada keluarga kecilnya.

"Ini bukan situasi tipe 'artis yang tidak puas lalu meninggalkan label rekaman'.

Ini adalah tentang seorang anak laki-laki yang memulai kariernya saat remaja di perusahaan ini dengan prioritas yang berbeda, menjadi seorang ayah dari dua anak yang ada sekarang, yang merasa bahwa dia membutuhkan pergeseran dan perubahan dalam cara dia melakukan berbagai hal secara profesional," tulis Ed Sheeran, seperti dikutip dari Variety, pada Senin, 25 Mei 2026.

Ed Sheeran memulai langkah awal di industri musik bersama Asylum Records di Inggris dan Atlantic Records di Amerika Serikat.

Kedua label tersebut bernaung di bawah payung besar Warner Music Group (WMG).

Sejak menggebrak dunia lewat album debut "+" (Plus) pada 2011, Sheeran sukses bertransformasi dari musisi jalanan menjadi salah satu megabintang paling berpengaruh.

Secara akumulatif, dia diperkirakan telah menjual lebih dari 200 juta keping album di seluruh dunia.

Salah satu mahakaryanya, album "÷" (Divide) yang dirilis pada 2017, sukses mengumpulkan hampir 40 juta unit setara album.

Catatan ini menjadikannya salah satu perilisan paling masif dan populer secara komersial di era streaming.