Pancu bahkan bersedia membayar sendiri klausul pelepasan kontrak dari kantong pribadinya. "Saya bayar klausulnya, saya rela kehilangan uang.

Seperti saat pergi dulu, saya tinggalkan sekitar 180.000 euro," paparnya.

Fasilitas infrastruktur modern yang dimiliki Rapid saat ini menjadi daya tarik utama. "Saya dulu melatih Rapid di lubang-lubang, di Regie.

Sekarang seperti sampai di Real Madrid dari segi infrastruktur. Ini bonus dan mengimbangi klausul," ungkap Pancu.

Rencana kedatangan Pancu memicu perombakan skuat.

Media Fanatik melaporkan nama-nama seperti Alex Dobre, Marian Aioani, Denis Ciobotariu, Elvir Koljic, Jakub Hromada, hingga Daniel Paraschiv terancam keluar.

Namun, langkah ini mendapat kritik dari mantan pemilik klub, Marian Iancu, yang meragukan kapabilitas Pancu.

"Bagaimana membangun kembali Rapid dengan skuat medioker dan klub yang gagal administratif bersama Pancu sebagai pelatih? Ini dinamit dengan sumbu pendek yang sudah menyala sebelum kontrak ditandatangani!"

tulis Iancu di media sosial.

>>> Derbi Dublin Terakhir di Dalymount Park: Bohemians vs Shamrock Rovers

Pertandingan kontra juara baru Superliga Rumania di Stadion Giulesti menjadi laga perpisahan bagi Galca sebelum Pancu resmi mengambil alih.