Garuda Indonesia resmi menjalin kerja sama strategis dengan SAP Indonesia untuk mempercepat transformasi digital perusahaan.

Langkah ini diwujudkan melalui implementasi RISE with SAP, sebuah sistem cloud yang mengintegrasikan seluruh proses inti bisnis.

>>> Samsung Siapkan Galaxy Z Fold 8 Ultra untuk Pasar Layar Lipat

Transformasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional dan menyederhanakan alur kerja back-office. Teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) diharapkan memperkuat fondasi bisnis Garuda Indonesia di tengah industri penerbangan yang dinamis.

Integrasi Sistem dan Efisiensi Operasional

Melalui transformasi ke cloud, berbagai sistem yang sebelumnya berjalan terpisah akan terintegrasi. Cakupannya meliputi keuangan, pengadaan, rantai pasok, hingga operasional terkait pelanggan melalui SAP Cloud ERP Private.

Wakil CEO Garuda Indonesia, Thomas Oentoro, menyatakan kolaborasi ini merupakan bagian penting dari upaya memperkuat proses bisnis.

Modernisasi sistem inti membantu perusahaan membangun organisasi yang lebih terhubung, tangkas, dan disiplin.

Implementasi RISE with SAP juga menyederhanakan fungsi back-office seperti alur kerja record-to-report. Teknologi analitik dan otomatisasi terintegrasi meningkatkan visibilitas terhadap performa operasional perusahaan.

Pengalaman Digital dan Keamanan Sistem

Transformasi ini menghadirkan pengalaman digital berbasis SAP Fiori. Akses berbasis peran dan alur kerja yang lebih intuitif mendukung aktivitas harian di lingkungan kerja maskapai.

>>> Honor Win Turbo Resmi Meluncur dengan Baterai 10.000mAh, Bisa Main Game 14 Jam

Teknologi private managed cloud yang digunakan diklaim lebih aman, scalable, dan andal. Hal ini membantu perusahaan mengurangi kompleksitas infrastruktur TI.

Managing Director SAP Indonesia, Sianto Wongjoyo, menekankan bahwa fondasi digital modern menjadi kebutuhan utama di industri penerbangan.

Dengan mengadopsi SAP Cloud ERP Private, Garuda Indonesia membangun fondasi kuat untuk menyederhanakan operasional dan meningkatkan transparansi.

Menurut Sianto, transformasi digital ini membuka jalan menuju autonomous enterprise. Otomatisasi berbasis AI mendukung operasional yang lebih efisien dan adaptif.

Transformasi digital juga mendukung kesiapan armada dan peningkatan kapasitas operasional Garuda Indonesia ke depan.

>>> Lenovo Rilis Legion 7a 15ASH11, Laptop Gaming Pertama dengan AMD Strix Halo

Sistem baru diharapkan membantu pengelolaan maintenance pesawat serta aset perusahaan menjadi lebih optimal dan efisien.