Confluent mengumumkan pembaruan pada platform Confluent Intelligence dan Confluent Cloud pada 25 Mei 2026. Pembaruan ini bertujuan menyederhanakan pengembangan dan pengamanan aplikasi AI real-time di lingkungan produksi.

Langkah inovasi ini berfokus pada penyederhanaan alur kerja berbasis agen AI.

>>> Komdigi Pantau Pemulihan Ribuan Menara Telekomunikasi Terdampak Pemadaman Sumatra

Selain itu, peningkatan perlindungan data dan konektivitas yang lebih aman juga menjadi prioritas untuk mendukung penerapan AI berskala besar.

Hambatan utama implementasi AI saat ini berasal dari lapisan data yang menopang sistem.

Banyak organisasi menghadapi data yang tersebar di berbagai sumber, tantangan keamanan, dan kompleksitas operasional yang menghentikan proyek AI pada tahap uji coba.

Sean Falconer, perwakilan Confluent, menyatakan bahwa sebagian besar proyek AI gagal sebelum menjangkau pelanggan karena masalah lapisan data.

Perusahaan sudah memiliki model dan mandat, tetapi risiko keamanan serta data yang terfragmentasi menghalangi peluncuran produk.

Tantangan serupa juga terjadi di kawasan Asia Pasifik. Greg Taylor menjelaskan bahwa infrastruktur data belum cukup aman maupun skalabel untuk mendukung penggunaan di lingkungan produksi.

>>> Ilmuwan Perkenalkan Baterai Magnesium Karbon Dioksida untuk Penyimpanan Energi Bersih

Laporan McKinsey & Company menunjukkan bahwa delapan dari sepuluh perusahaan menganggap keterbatasan data sebagai penghambat pengembangan AI otonom.

Hambatan muncul saat tim keamanan membatasi akses data untuk mengurangi risiko, sementara pengembang harus berpindah sistem untuk mengelola alur data.

Menanggapi situasi ini, Confluen memperkenalkan operasi berbasis bahasa alami melalui server Model Context Protocol yang dikelola penuh.

Fitur Agent Skills juga diluncurkan untuk menjaga konsistensi operasi AI sesuai standar organisasi.

Di sisi keamanan, fungsi machine learning bawaan ditambahkan ke dalam Apache Flink SQL. Fungsi ini mendeteksi dan menyamarkan Personally Identifiable Information (PII) secara langsung.

Dukungan konektivitas diperkuat melalui Azure Private Link untuk menghubungkan beban kerja AI ke layanan eksternal Microsoft melalui jaringan privat.

>>> Dua Suar Matahari Kembar Picu Gangguan Radio di Asia Timur

Integrasi Apache Flink dengan dbt juga dihadirkan bersama penambahan dukungan model AI dari Anthropic, Fireworks AI, model TimesFM, serta ketersediaan umum Real-Time Context Engine.