Hasilnya, Grok Build dapat bekerja secara lebih kontekstual dan tidak hanya bergantung pada perintah teks.

Upaya Mengejar OpenAI dan Anthropic

xAI menyebutkan bahwa versi beta ini akan terus dikembangkan berdasarkan masukan pengguna. Pengguna dapat memasang Grok Build hanya dengan satu perintah dan langsung mengirimkan laporan bug melalui terminal.

Kehadiran Grok Build menjadi langkah xAI untuk mengejar ketertinggalan dari OpenAI dan Anthropic. Sebelumnya, Elon Musk mengakui bahwa perusahaannya masih tertinggal dalam bidang AI untuk coding.

Bahkan, beberapa waktu lalu Musk menyatakan bahwa xAI tengah dibangun ulang dari awal setelah sejumlah pendirinya hengkang.

Target xAI adalah menjadikan Grok mampu menyamai kemampuan Claude dalam menangani berbagai tugas coding.

Meski demikian, Grok pernah menuai kontroversi. Pada tahun 2025, AI ini dilaporkan dapat menghasilkan gambar tidak pantas tanpa batasan ketat.

>>> Jadwal Bioskop Trans TV 25-31 Mei 2026: Film Spesial Idul Adha dan Waisak

xAI mengklaim telah memperbaiki aturan tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.