Manajemen Persik Kediri melakukan evaluasi menyeluruh setelah menyelesaikan BRI Super League 2025/2026. Klub berjuluk Macan Putih finis di peringkat ke-12 dengan 39 poin dari 34 pertandingan.

Catatan Persik musim ini adalah 11 kemenangan, enam hasil seri, dan 17 kekalahan. Meski bertahan di kasta tertinggi, pemilik klub Arthur Irawan mengaku kurang puas.

>>> PSBS Biak Tunggak Gaji Pemain Empat Bulan Usai Degradasi

Kendala Sepanjang Musim

Arthur Irawan menyebut banyak tantangan yang dihadapi tim. Cedera pemain, akumulasi kartu, dan keharusan berpindah markas menjadi kendala utama.

"Kami empat kali harus menjalani laga kandang di Gresik. Padahal partai kandang jadi peluang Persik dapat poin," ujar Arthur.

Apresiasi untuk Marcos Reina

Mantan kapten Persik itu menilai pelatih Marcos Reina telah bekerja keras. "Secara permainan, saya suka style yang diterapkan Marcos Reina.

Saya nilai kerja Marcos Reina dan tim pelatih sudah bagus," jelas Arthur.

>>> Real Madrid Imbangi Real Betis 1-1, Kylian Mbappe Cedera Hamstring

Ia merasa yakin Marcos Reina kapabel sebagai pelatih kepala. Namun, manajemen berencana menunjuk direktur olahraga baru untuk urusan teknis.

Rencana ke Depan

Direktur olahraga baru akan mengevaluasi tim pelatih dan komposisi pemain. Arthur menegaskan dirinya tidak akan ikut campur soal teknis.

"Saya akan fokus pada sisi komersial atau bisnis klub," kata Arthur. Keputusan soal pemain pinjaman juga diserahkan kepada pengurus yang berkompeten.

>>> Real Madrid Gagal Petik Poin Penuh, Tertahan Imbang 1-1 oleh Real Betis

"Yang jelas, kita jauh dari sempurna dan punya banyak PR untuk musim depan," pungkas Arthur.