Purbaya: Prabowo Segera Evaluasi Besar-besaran Program Kopdes Merah Putih
Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih yang menjadi proyek unggulan pemerintah kembali menjadi sorotan.
Setelah menuai kritik terkait lokasi pembangunan di sejumlah daerah, kini muncul sinyal bahwa pelaksanaan program tersebut bakal dievaluasi besar-besaran.
>>> Pramono Anung Siapkan Jembatan Gembok Cinta di Kuningan, Bagian Penataan HR Rasuna Said
Sinyal itu disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
Ia mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto akan melakukan pembenahan terhadap pelaksanaan Kopdes Merah Putih agar kembali sesuai dengan rancangan awal pemerintah.
Menurut Purbaya, pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam rencana implementasi program tersebut.
Evaluasi hingga penguatan pengawasan akan terus dilakukan agar penggunaan anggaran negara benar-benar tepat sasaran.
“Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang ada. Yang terpenting adalah setiap kelemahan segera diperbaiki dan pengawasannya diperkuat,” kata dia.
Purbaya kemudian memberi sinyal bahwa perubahan besar terhadap program Kopdes Merah Putih kemungkinan segera dilakukan langsung atas arahan Presiden.
"Terus yang koperasi mungkin juga sebentar lagi akan diobrak-abrik oleh Bapak Presiden," sebut Purbaya.
>>> Kunjungan Perdana PM Takaichi ke India: Dari Kereta Cepat ke Politik Kekuatan
Skema Pembiayaan dan Penyimpangan
Ia menjelaskan, pemerintah sejak awal telah menyiapkan skema pembiayaan pembangunan Kopdes Merah Putih menggunakan dana desa.
Dari total alokasi dana desa sebesar Rp60 triliun setiap tahun, sekitar Rp40 triliun direncanakan untuk mencicil pembangunan Kopdes Merah Putih selama enam tahun.
"Dana Koperasi itu Rp240 triliun untuk 80 ribu koperasi. Itu untuk 6 tahun.
Saya bayar Rp40 triliun setiap tahun. Desain awal seperti itu," ujarnya.
Namun, di tengah pelaksanaan program, Purbaya mengaku menemukan adanya pihak-pihak yang membuat kebijakan tambahan di luar konsep awal yang telah disusun.
Ia menilai langkah tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan Presiden Prabowo maupun dirinya sebagai Menteri Keuangan.
"Ada beberapa orang yang over kreatif. Bikin ini, bikin itu, bikin ini, yang sebetulnya nggak pernah diketahui Bapak Presiden, paling nggak saya.
>>> Isu Capres Wajib Dukungan 3 Parpol, DPR: Masih Terlalu Dini
Itu akan dikendalikan," ungkap Purbaya.
Update Terbaru
Netflix Uji Coba Rilis Teatrikal untuk Film Lee Chang-dong 'Possible Love'
Sabtu / 04-07-2026, 23:42 WIB
Baca Preview Killer Peter Chapter 142 Bahasa Indonesia, Yang Terbaik! Langsung Diburu Pembaca
Sabtu / 04-07-2026, 23:40 WIB
Sertijab Kakorlantas, Irjen Agus Titip Pesan ke Irjen Wibowo
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Kepribadian Penyuka Warna Oranye: Ekstrovert dan Penuh Energi
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Meksiko Perketat Keamanan usai 4 Suporter Tewas Jelang Lawan Inggris
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Sony Dulu Mengejek Masa Depan Digital Xbox One, Kini Menjalaninya
Sabtu / 04-07-2026, 23:28 WIB
Presiden Portugal yang Tidak Suka Sepak Bola, Berakhir Dikudeta
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Teach You a Lesson Jadi Serial Korea Terlaris Kelima di Netflix
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Medaka Kuroiwa Is Impervious to My Charms Season 2 Tayang Januari 2027
Sabtu / 04-07-2026, 23:27 WIB
Alexander Zverev Menang Set Pertama Lawan Marcos Giron di Wimbledon
Sabtu / 04-07-2026, 23:21 WIB
Serena Williams Mundur dari Ganda Wimbledon karena Cedera Lutut
Sabtu / 04-07-2026, 23:21 WIB
Alexander Zverev Kalahkan Marcos Giron di Wimbledon 2026
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB
Nationals Jamu Pirates di Laga Hari Kemerdekaan AS ke-250
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB
Malia Obama, Post Malone, dan Eva Marie Saint Rayakan Ultah Bareng HUT AS
Sabtu / 04-07-2026, 23:17 WIB







