Mengenai optimisme yang sempat ia lontarkan setelah laga kontra Bologna, Gasperini menyebut peningkatan performa dan produktivitas gol tim menjadi alasan utama keyakinannya.

Hal tersebut membuat Roma mampu membalikkan keadaan dalam beberapa laga, seperti saat melawan Parma.

>>> Almeria Gagal Raih Tiket Promosi Langsung Usai Tumbang dari Real Sporting

“Saya tahu kami telah menjalani beberapa pertandingan bagus, tim meningkat dan mencetak lebih banyak gol daripada awal musim.

Saat Anda mencetak gol, Anda bisa memenangkan pertandingan dan membalikkan keadaan, seperti yang kami lakukan di Parma,” ungkap Gasperini.

“Tim telah tumbuh percaya diri dan kami menciptakan lebih banyak peluang. Saya yakin kami bisa memiliki akhir yang kuat, seperti yang telah kami lakukan hingga sekarang.

Tentu itu juga tergantung pada tim di depan kami, tapi itu tidak mengurangi hasil kami sendiri,” lanjutnya.

Target Tinggi dan Dukungan Pemilik

Pelatih asal Italia tersebut enggan membandingkan potensi kelolosan ke Liga Champions dengan pencapaian lain dalam kariernya.

Namun, ia menekankan bahwa target tinggi musim ini didorong oleh keinginan besar dari para suporter.

“Saya tidak ingin merangking apa pun. Setiap pencapaian istimewa saat Anda berhasil.

Beberapa tim menargetkan juara liga, yang lain bertahan. Setiap orang punya target dan jika mencapainya, mereka bahagia.

Satu tidak lebih berharga dari yang lain,” tutur Gasperini.

“Benar bahwa tahun ini kami menetapkan target di atas apa yang diminta, dan itu menjadi kekuatan pendorong yang membuat kami terus maju, tidak pernah menyerah, dan mencoba melampaui batas.

Itu adalah target yang kami semua rasakan, yang diinginkan para penggemar, dan kami ingin membuat mereka bahagia,” tambahnya.