Film drama konflik budaya Fjord karya sutradara Cristian Mungiu berhasil meraih Palme d'Or sebagai film terbaik Cannes Film Festival 2026.

Ini menjadi kemenangan kedua Mungiu setelah sebelumnya meraih penghargaan yang sama lewat film 4 Months, 3 Weeks and 2 Days pada 2007.

>>> Praktisi Hukum Prediksi Isi Perjanjian Pranikah Taylor Swift-Travis Kelce

Mungiu kini menjadi sineas kesepuluh yang berhasil memenangkan Palme d'Or sebanyak dua kali.

Ia memberikan respons reflektif terhadap kemenangan tersebut.

Fjord mengikuti pasangan konservatif Rumania-Norwegia yang menghadapi pengawasan setelah pindah ke kota asal sang istri yang progresif dan terpencil di Norwegia.

"Semua penghargaan bersifat kontekstual," kata Mungiu seperti diberitakan Variety pada Sabtu (23/5).

"Fakta bahwa Anda memberi saya penghargaan ini, sungguh luar biasa bagi kami dan kami merasa sangat bahagia."

"Tetapi kami perlu menunggu 10, 20 tahun untuk menonton film-film ini lagi, dan mungkin saat itulah kami akan mengerti mana yang benar-benar bagus, dan berhasil melewati ujian waktu," lanjutnya.

Kemenangan ini juga merupakan pencapaian besar bagi distributor Fjord di Amerika Serikat, Neon, yang kini memperpanjang rekor kemenangan Palme d'Or menjadi tujuh tahun berturut-turut.

Kemenangan Fjord cukup mengejutkan karena banyak yang mengira sutradara asal Rusia, Andrey Zvyagintsev, akan menang berkat film neo-noir anti-Putin bertajuk Minotaur.

Namun, Zvyagintsev harus puas dengan Grand Prix, penghargaan paling bergengsi kedua di Cannes Film Festival 2026.

>>> Ahli Jepang Soroti Kemiripan Megathrust Indonesia dengan Nankai Trough

Film itu sekaligus menjadi ajang comeback Zvyagintsev setelah sembilan tahun merilis Loveless pada 2017.

Penghargaan Lain di Cannes 2026

Penghargaan Sutradara Terbaik diraih oleh sutradara asal Polandia, Pawel Pawlikowski, lewat film Fatherland tentang Jerman pasca-perang.