Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, memberikan penghormatan khusus kepada Pep Guardiola setelah pelatih Manchester City tersebut dipastikan akan meninggalkan Stadion Etihad pada akhir musim ini.

Kepastian mundurnya Guardiola dikonfirmasi menjelang akhir musim setelah mempersembahkan 20 trofi selama 10 tahun masa pengabdiannya.

>>> Hammarby Jamu AIK di Allsvenskan, Duel Papan Atas vs Papan Tengah

Pengaruh besar Guardiola terhadap sepak bola di Inggris dan Eropa menjadi alasan utama Carrick memberikan apresiasi tinggi kepada rival sekotanya tersebut.

"Saya tidak tahu pasti, apakah itu benar-benar pertandingan terakhirnya atau tidak, jadi sulit untuk membahas terlalu jauh," kata Carrick.

Carrick menilai Guardiola telah memberikan dampak yang luar biasa, tidak hanya lewat torehan gelar tetapi juga metodologi taktik yang ia terapkan.

"Tapi, saya sangat menghormati Pep.

Keluarganya ada di Manchester City, dan dia telah memberi dampak besar bagi sepak bola di negara ini maupun di Eropa."

Mantan gelandang Manchester United tersebut mengakui rivalitas sengit yang terjadi di atas lapangan dalam beberapa laga derbi terdahulu.

"Bukan cuma soal apa yang dia menangkan, tetapi juga bagaimana caranya membangun tim dan menghasilkan permainan seperti itu," ujarnya.

Carrick sendiri baru saja membawa Manchester United menang 2-0 atas Manchester City di Old Trafford pada Sabtu (17/1/2026).

>>> Ajax vs FC Utrecht Imbang 1-1, Laga Berlanjut ke Adu Penalti

"Sayangnya, saya beberapa kali berada di sisi yang kalah melawan timnya, meski saya juga pernah mendapatkan hasil bagus melawan mereka."

Kemenangan di laga derbi terakhir tersebut menjadi modal penting bagi Carrick yang kemudian resmi mendapatkan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun.

"Apakah ini benar-benar akhir atau bukan, saya tidak ingin terlalu ikut campur soal itu sekarang," lanjut Carrick.

Di sisi lain, Carrick menegaskan kondisi fisiknya tetap prima di tengah jadwal padat yang dihadapi oleh tim Setan Merah.

"Sejujurnya tidak. Saya merasa baik-baik saja," ujar Carrick.

Arsitek berusia 44 tahun tersebut mengaku sangat menikmati peran barunya di Old Trafford sehingga belum membutuhkan waktu istirahat.

"Ketika bekerja, Anda akan masuk ke ritmenya sendiri. Saya menikmati semuanya, menikmati setiap menitnya, jadi saya sama sekali tidak merasa membutuhkan jeda," ungkapnya.

>>> Sirius Ditahan Imbang Gais 1-1, Catatan Apik Berlanjut

Setelah kepergian Guardiola, Manchester City dilaporkan membidik Enzo Maresca sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi manajer pada musim depan.