Mantan pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia asal Denmark, Viktor Axelsen, menyoroti rencana Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang akan menerapkan sistem skor 15 poin mulai Januari 2027.

Format baru itu disahkan melalui voting dalam forum 87th BWF Annual General Meeting (AGM) di Denmark.

>>> Raymond/Joaquin Batal Tampil di Singapore Open 2026 karena Cedera

Axelsen menilai format tersebut tidak efektif dan dapat mengurangi unsur drama, taktik, serta aspek daya tahan fisik dalam pertandingan.

"Saya rasa kita akan kehilangan drama dan taktik sedikit.

Saya suka sejarah yang ada dalam sebuah pertandingan, itu bisa naik dan turun," kata Axelsen dalam acara jumpa pers dan meet and greet di Jakarta, Minggu (24/5/2026).

Ia menambahkan bahwa format 21 poin yang digunakan selama ini merupakan sistem terbaik karena memberikan ruang bagi pemain untuk membangun ritme permainan.

"Meskipun Anda tertinggal 11-5 atau semacamnya, Anda bisa bangkit kembali. Itu sangat sulit jika Anda hanya bermain sampai 15 poin," ujarnya.

Keputusan Pensiun karena Cedera Punggung

Axelsen resmi pensiun dari dunia profesional pada April 2026 di usia 32 tahun akibat cedera punggung kronis.

Cedera itu dialaminya sejak sebelum All-England 2025 dan tidak kunjung membaik meski telah menjalani operasi pada April tahun lalu.

"Saya sempat merasa takut sebelum Olimpiade di Paris. Saya mengalami banyak nyeri punggung.

Dan kemudian, setelah Olimpiade, jelas saya menjalani operasi pada bulan April tahun lalu," katanya.

Setelah operasi, ia masih merasakan sakit yang hebat sehingga memutuskan gantung raket.

"Dan setelah kembali, saya tidak benar-benar bisa kembali tanpa rasa sakit yang hebat.