Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dipastikan batal bertanding di Singapore Open 2026. Keputusan ini diambil setelah Raymond mengalami cedera pada lutut kiri.

Cedera tersebut terasa sejak satu minggu terakhir sebelum keberangkatan tim. Pelatih Antonius Budi Ariantho menyatakan bahwa kondisi Raymond belum pulih meski telah menjalani terapi.

>>> Luciano Spalletti Bantah Rumor Siap Mundur dari Juventus

“Satu minggu terakhir Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang tidak enak.

Sudah coba diterapi dan disesuaikan pola latihannya tapi kemarin di pemeriksaan terakhir jelang berangkat kondisinya masih ada rasa tidak nyaman,” ungkap Anton.

Tim pelatih memilih tidak mengambil risiko dengan memaksakan Raymond turun bertanding.

Hasil evaluasi medis menunjukkan bahwa kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk bersaing maksimal di turnamen level Super 750 tersebut.

“Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026.

Sebenarnya masih bisa main tapi pasti tidak maksimal karena ada pergerakan tertentu kurang lepas, ada yang ganjal,” kata Anton melanjutkan.

>>> Napoli Tolak Tawaran Klub Inggris dan Arab Saudi demi Scott McTominay

Dengan mundurnya Raymond/Joaquin, Indonesia kini hanya menyisakan dua wakil di sektor ganda putra.

Kedua pasangan tersebut adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.

Berdasarkan undian babak pertama, Fajar/Fikri akan menghadapi wakil Taiwan, Lee Fang Chih/Lee Fang Jen.

Sementara itu, Sabar/Reza akan bertemu ganda putra tuan rumah, Wesley Koh/Junsuke Kubo.

Tim pelatih kini fokus pada pemulihan Raymond agar bisa tampil di turnamen berikutnya. Pasangan Raymond/Joaquin diproyeksikan berlaga di Indonesia Open 2026 pada pekan pertama Juni.

>>> Liga Inggris Gelar Pertandingan Pekan Terakhir Serentak Malam Ini

“Semoga dengan waktu yang tersisa, pemulihan dan persiapan saya rasa bisa lebih baik di Indonesia Open nanti,” ujar Anton.