Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah. Salah satu amalan sunnah yang banyak dikerjakan menjelang Idul Adha ialah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah dijalankan sehari setelahnya, tepat pada 9 Zulhijah. Kedua puasa ini dianjurkan bagi muslim yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Dalam sejumlah kitab fikih disebutkan, puasa pada hari-hari tersebut termasuk amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar di bulan Zulhijah.

>>> Mama Sinta Menyesal Tolak PSN Papua usai Muncul di Film Pesta Babi

Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah

Niat Puasa Tarwiyah 8 Zulhijah

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillâhi ta'âlâ.

Artinya: “Aku niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta'ala.”

Niat Puasa Arafah 9 Zulhijah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati ‘Arafah lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT.”

Tata Cara Puasa Tarwiyah dan Arafah

Pelaksanaan puasa Tarwiyah dan Arafah pada dasarnya sama seperti puasa sunnah lainnya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalankannya.

1. Membaca Niat

Niat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar. Niat bisa dibaca dalam hati ataupun dilafalkan.

2. Makan Sahur

Sahur dianjurkan dilakukan menjelang waktu subuh sebelum masuk imsak. Selain menjadi sunnah, sahur membantu menjaga kondisi tubuh selama berpuasa.

3. Menahan Hal yang Membatalkan Puasa

Puasa dijalankan dengan menahan diri dari makan, minum, dan segala perkara yang membatalkan sejak terbit fajar sampai matahari terbenam.

4. Menjaga Sikap dan Perkataan

Puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga. Umat Islam juga dianjurkan menjaga lisan, perilaku, serta menjauhi perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa.

Rasulullah SAW bersabda:

كَمْ مِنْ صَائِمٍ لَيْسَ لَهُ مِنْ صِيَامِهِ إِلَّا الْجُوعِ وَالْعَطَشِ

Artinya: “Banyak orang yang berpuasa namun tidak mendapatkan apa-apa selain lapar dan dahaga.”

5. Menyegerakan Berbuka

Saat azan Maghrib berkumandang, umat Islam dianjurkan segera berbuka puasa. Hal ini termasuk sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW.