Film terbaru semesta Star Wars, The Mandalorian and Grogu, menuai beragam tanggapan dari kritikus setelah tayang di bioskop.

Sutradara Jon Favreau menggarap film fiksi ilmiah ini. Saat ini film mengantongi skor 60 persen di Rotten Tomatoes dari 119 ulasan.

>>> Anji Resmi Nikahi Dena Desy dengan Maskawin Rp2.452.026

Sejumlah penilai menganggap tayangan ini kurang memberikan impresi sinematik yang kuat. Mereka menilai proyek ini lebih pas disajikan sebagai serial televisi.

Matt Zoller Seitz dari RogerEbert. com menulis, "Tidak ada alasan apa pun dalam film ini kecuali keinginan untuk menghasilkan lebih banyak uang."

Pulliam-Moore dari The Verge juga merasa pengerjaan proyek ini kurang maksimal. Ia menyebut film terasa dibuat asal-asalan dan akan lebih baik sebagai musim baru The Mandalorian.

Perkembangan karakter Din Djarin dan Grogu dinilai tidak signifikan. Aaron Pruner dari CNET mengatakan setiap adegan mendorong alur ke depan tanpa pengembangan karakter yang memadai.

David Crow dari Den of Geek membandingkan kedua karakter utama dengan figur hiburan di taman hiburan. Menurutnya, mereka memiliki kedalaman dan kepribadian yang biasa ditemui di taman rekreasi.

>>> Netmarble Bagikan Kode Redeem The Seven Deadly Sins Origin April 2026

Sisi Positif dan Kembalinya Waralaba

Di balik sorotan tajam, pesona Grogu tetap memikat. Robert Abele dari Los Angeles Times menyebut karakter hijau itu masih menggemaskan.

Kate Erbland dari IndieWire menambahkan film ini tetap menghibur untuk ditonton bersama keluarga. Ia mengibaratkannya seperti gabungan tiga episode serial TV.

Kehadiran film ini menjadi momentum kembalinya waralaba Star Wars ke bioskop setelah absen tujuh tahun.

Aktor Pedro Pascal kembali memerankan Din Djarin. Jajaran pemain juga mencakup Sigourney Weaver, Steve Blum, Jonny Coyne, Hemky Madera, dan suara spesial Martin Scorsese.

>>> Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Aktor Virgin River Stewart McLean

Di Indonesia, Star Wars: The Mandalorian and Grogu sudah tayang sejak 20 Mei.