Film 'Hope' karya sutradara Na Hong-jin gagal memenangkan Palme d'Or di Festival Film Cannes pada Sabtu (24/5) waktu setempat.

Meski demikian, film yang memadukan berbagai genre ini tetap menjadi salah satu film yang paling banyak dibicarakan dalam kompetisi tahun ini.

>>> Anime Re:ZERO Season 4 Rilis Trailer dan Gambar Pratinjau Episode 7

Berlatar di sebuah desa pelabuhan terpencil dekat Zona Demiliterisasi Korea (DMZ), 'Hope' mengikuti seorang kepala polisi dan petugas pemula saat mereka menghadapi makhluk misterius.

Pemeran ensemble termasuk Hwang Jung-min, Zo In-sung, dan Jung Ho-yeon bersama Michael Fassbender, Alicia Vikander, dan Taylor Russell.

Mereka menjadi jangkar tontonan dalam reaksi manusia yang menegangkan: ketakutan, panik, penolakan, dan oportunisme.

Meskipun gagal meraih penghargaan tertinggi, 'Hope' menarik perhatian besar selama festival.

Film ini muncul sebagai kuda hitam dengan perpaduan tak lazim antara ketegangan, komedi, aksi, dan fiksi ilmiah.

'Hope' telah menghasilkan buzz kuat di Cannes, terjual ke pasar internasional utama, dan mencerminkan kesuksesan film Park Chan-wook 'Decision to Leave' (2022).

>>> Witch Hat Atelier Anime Rilis Visual Cerita Ketiga Tampilkan Knights Moralis

Kritikus menggambarkannya sebagai kejutan langka di tengah lineup yang relatif tenang.

Na mengatakan film ini berasal dari perenungannya tentang kekerasan dan asal-usulnya.

“Saya ingin mengeksplorasi bagaimana insiden kecil bisa tumbuh menjadi sesuatu yang tak terkendali,” katanya dalam konferensi pers festival.

“Kali ini, pertanyaan itu meluas ke alam semesta.”

Film debut Na adalah 'The Chaser' (2008), disusul 'The Yellow Sea' (2010) dan 'The Wailing' (2016).

>>> Manga You Can’t Be in a Rom-Com with Your Childhood Friends! Segera Tamat dalam Tiga Bab

'Hope' dijadwalkan rilis musim panas di Korea.