Meta secara resmi menghadirkan fitur daftar blokir konten pihak ketiga di Threads Feed.

Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan merek bagi para pengiklan di platform media sosial berbasis teks tersebut.

>>> Nvidia Lepas Pasar Chip AI China ke Huawei Akibat Regulasi AS

Fitur baru ini sebelumnya telah sukses diimplementasikan pada Facebook serta Instagram Feed dan Reels.

Dengan ekspansi ke Threads, pengiklan kini memiliki kemampuan lebih presisi untuk menghindari penempatan iklan di samping konten yang tidak selaras dengan nilai merek mereka.

Mitra Keamanan yang Mendukung

Meta menjalin kerja sama dengan empat mitra keamanan dan kesesuaian merek terkemuka. Pengiklan dapat menentukan kategori spesifik yang ingin diblokir secara langsung melalui platform mitra tersebut.

Saat ini, mitra yang tersedia meliputi DoubleVerify, IAS (Integral Ad Science), Scope3, dan Zefr. Sementara itu, Channel Factory dan Protected by Mediaocean akan segera hadir dalam waktu dekat.

>>> NASA Siapkan Satelit LOXSAT untuk Uji SPBU Antariksa

Komitmen Transparansi dan Keamanan

Meta menegaskan bahwa kontrol baru ini dapat digunakan secara mandiri maupun dikombinasikan dengan filter inventaris internal.

Langkah ini merupakan bagian dari evolusi Threads yang melengkapi filter inventaris pihak pertama dengan verifikasi pihak ketiga dalam waktu kurang dari sembilan bulan.

Berdasarkan penilaian independen oleh para mitra keamanan, Meta mencatat bahwa lebih dari 99% konten yang muncul di samping iklan pada Feed dan Reels di Facebook, Instagram, serta Threads dinyatakan aman bagi merek.

>>> Bulan Perlahan Menjauh dari Bumi, Ini Dampaknya bagi Manusia

Melalui penambahan mitra baru seperti Channel Factory dan Protected by Mediaocean, Meta berharap dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi pengiklan untuk mengelola penempatan iklan secara transparan.