Raksasa teknologi Meta kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal. Sekitar 8.000 karyawan atau 10% dari total tenaga kerja perusahaan kehilangan posisi mereka.

Pemberitahuan resmi dikirimkan melalui surat elektronik pada pukul 4 subuh waktu setempat. Manajemen langsung menonaktifkan kartu akses fisik karyawan yang terdampak.

>>> Imbas The White Lotus, Thailand Makin Gencar Ajak Asing Datang Syuting

Para pekerja diberi waktu satu jam sebelum dialihkan ke laman khusus alumni.

"Sayangnya, peran Anda dihilangkan sebagai bagian dari reorganisasi hari ini," demikian bunyi salah satu kalimat dalam email tersebut.

Alasan dan Kompensasi

Kebijakan restrukturisasi ini diambil untuk mendanai pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI). CEO Meta Mark Zuckerberg menyampaikan pandangannya melalui nota terpisah.

Ia mengisyaratkan bahwa PHK besar kemungkinan tidak akan terulang lagi tahun ini. "Selalu menyedihkan mengucap selamat tinggal ke orang-orang yang telah berkontribusi pada misi kami," tulisnya.

>>> 1 Jam Penjualan Tiket Westlife Dibuka, VIP hingga Cat 6 Habis Terjual

Bagi staf terdampak, perusahaan memberikan kompensasi berupa upah pokok selama 16 minggu. Ditambah bonus dua minggu gaji untuk setiap tahun masa pengabdian.

Manajemen juga menanggung premi asuransi kesehatan bagi pekerja dan keluarga selama 18 bulan ke depan.

Bantuan lain mencakup pencairan sisa hak cuti tahunan serta program bimbingan karier tiga bulan.

>>> Penjualan Tiket Konser Westlife Dibuka, Puluhan Ribu Orang Antre

Sebelum pengumuman, manajemen mengimbau staf bekerja dari rumah. Namun, bagi yang terlanjur tiba di kantor, email tersebut menjadi instruksi terakhir untuk mengemasi barang dan pulang.