Celtic Glasgow memimpin dua gol tanpa balas atas Dunfermline Athletic pada babak pertama final Piala Skotlandia.

Pertandingan berlangsung di Stadion Hampden Park, Glasgow, Sabtu (23/5/2026) pukul 15.00 waktu setempat.

>>> Celtic vs Dunfermline Athletic di Final Piala Skotlandia 2026

Keunggulan Celtic tercipta melalui gol Daizen Maeda dan Arne Engels.

Dunfermline sempat mengancam lebih dulu. Liam Scales harus menghalau bola tembakan Callumn Morrison tepat di garis gawang.

Setelah momen krusial tersebut, Celtic berbalik mengendalikan permainan. Engels menggandakan kedudukan menjadi 2-0 sebelum turun minum.

Dominasi Celtic

Celtic melaju ke final dengan modal tak terkalahkan dalam delapan laga di semua kompetisi. Mereka juga mengunci gelar Liga Utama Skotlandia kelima berturut-turut setelah menang 3-1 atas Hearts.

Tim asuhan Martin O'Neill mendepak Rangers lewat adu penalti di perempat final. Di semifinal, mereka menekuk St Mirren 6-2.

Celtic mengalami badai cedera.

Sejumlah pilar absen seperti Tomas Cvancara, Kasper Schmeichel, Cameron Carter-Vickers, Colby Donovan, Julian Araujo, Adam Montgomery, dan Jota.

Secara historis, Celtic mendominasi dengan 42 gelar Piala Skotlandia. Mereka selalu menang atas Dunfermline di final abad ke-21.

Pernyataan Martin O'Neill

Manajer interim Celtic, Martin O'Neill, enggan membahas kelanjutan kontraknya. "No, I don't think there's anything to be discussed," katanya.

Pria berusia 74 tahun itu meragukan kapasitas fisiknya untuk terus melatih.

"If you ask me today, I really wouldn't have the energy to do it at this minute," ujarnya.

>>> KuPS Bidik Kemenangan Atas Lahti Demi Dekati Puncak Veikkausliiga

Meski lelah, O'Neill mengaku mendapat kepuasan bekerja dengan pemain muda. "I really feel a rejuvenation.