I really feel a resurgence of sorts," tuturnya.

Perjalanan Dunfermline

Dunfermline Athletic asuhan Neil Lennon mencapai final dengan catatan tanpa kebobolan di fase gugur. Mereka menumbangkan Hibernian, Aberdeen, dan Falkirk.

Namun, performa The Pars menurun di akhir musim. Mereka tersingkir dalam play-off promosi setelah kalah agregat 3-2 dari Partick Thistle.

Lennon kehilangan Graham Carey, Freddie Turley, Zak Rudden, Olly Thomas, dan Ewan Otoo karena cedera.

Polemik terjadi saat penjaga gawang Aston Oxborough ditarik Motherwell sebelum laga kontra Partick Thistle. Oxborough kini kembali dan siap menjadi starter.

Dunfermline baru mengoleksi dua trofi sepanjang sejarah. Kemenangan terakhir atas Celtic di ajang ini terjadi pada tahun 1961.

Dukungan Kota Dunfermline

Atmosfer dukungan masif menyelimuti Kota Dunfermline. Berbagai pelaku usaha lokal memasang hiasan bendera dan atribut hitam-putih khas klub.

Manajemen Dunfermline FC menyebarkan apresiasi melalui media sosial. "Sebuah kota di belakang kami," tulis mereka.

Media lokal Dunfermline Press merilis edisi khusus suvenir dengan empat variasi halaman depan. Head of Content Scott McCartney mengatakan ini adalah momen besar bagi kota.

"Kami tidak bisa memikirkan cara yang lebih baik untuk menandai peristiwa ini selain memamerkan tim yang membawa kami ke sini," ujar McCartney.

>>> FC Inter Menang Derby, HJK Ditahan Imbang Ilves di Veikkausliiga

Pertandingan final disiarkan langsung melalui BBC One Scotland dan Premier Sports 2.